Strategi KPU Sosialisasi Caleg Eks Napi Korupsi ke Masyarakat

Kamis, 21 Februari 2019 16:33 Reporter : Merdeka
Strategi KPU Sosialisasi Caleg Eks Napi Korupsi ke Masyarakat Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi. ©2018 Merdeka.com/Yunizafira Putri

Merdeka.com - Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi berjanji pihaknya akan memaksimalkan data calon anggota legislatif mantan narapidana kasus korupsi. Caranya, lewat pemberitaan di media arus utama, termasuk situs KPU dan juga melalui media sosial.

"KPU tugasnya memasifkan pengumuman, bergulir terus agar jadi wacana di masyarakat. Dan makin meluas sampai di tingkat kabupaten kota, sehingga nama-nama itu tepat sasaran sampai ke pemilih," kata Pramono Hotel Le Meridien di Jakarta, Kamis (21/2).

Pramono menegaskan, penyebaran informasi terkait menjadi tanggung jawab bersama. Dia mendorong hal itu dilakukan supaya tidak memberi kesempatan bagi mantan koruptor berkancah sebagai wakil rakyat di Pemilu 2019.

"Jadi ini tanggung jawab bersama, media juga, medsos juga lewat medsos KPU kita masifkan," tandas dia.

Seperti diketahui, total ada 81 caleg mantan napi korupsi yang diumumkan KPU kepada publik. Mereka terdiri dari 9 orang caleg DPD RI, dan 72 caleg DPRD Provinsi dan DPRD Kab/Kota.

Seperti diketahui, KPU merilis lengkap data nama, partai, beserta dapil pemilihan dari caleg mantan napi korupsi. Data tersebut sudah terverifikasi dan diunggah lewat situs resmi www.kpu.go.id

"Jadi nanti pemilih bisa melihat langsung di website kami, mana saja mereka yang mantan napi korupsi," kata Ketua KPU RI Arief Budiman saat jumpa pers di Kantor KPU, Selasa 19 Februari 2019.

Reporter: M Radityo

Sumber : Liputan6.com [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini