Spanduk Kritik Muktamar PKB di Bali: Dosamu Terhadap Gus Dur Tak Pernah Kami Lupakan

Selasa, 20 Agustus 2019 13:36 Reporter : Moh. Kadafi
Spanduk Kritik Muktamar PKB di Bali: Dosamu Terhadap Gus Dur Tak Pernah Kami Lupakan Spanduk yang mengkritik Muktamar PKB di Bali. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Di antara banyaknya spanduk yang bertebaran untuk memeriahkan Muktamar PKB ke V di Bali yang akan dibuka nanti malam, ada spanduk yang mengkritik. Salah satunya terlihat di sekitar Jalan By Pass Ngurah Rai, Jimbaran, Bali, yang cukup jauh dari tempat Muktamar.

Ada dua spanduk bertuliskan: 'Muktamar Dagelan Hasilkan Pemimpin Dagelan,' dan 'Dosamu Terhadap Gus Dur Tak Pernah Kami Lupakan'.

Di spanduk itu juga tertera, Barikade Gus Dur (BGD) Barisan Kader DPW Provinsi Bali.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Steering Committee (SC) Muktamar V PKB Ida Fauziah mengaku belum tahu.

"Wah itu siapa saya tidak tahu. Tapi peserta muktamar ini adalah resmi utusan dari DPW PKB seluruh Indonesia, DPC PKB Pengurus di tingkat kabupaten/kota seluruh Indonesia," kata Ida, saat ditemui di tempat Muktamar PKB ke V, di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (20/8).

Dia juga menjelaskan, para peserta yang boleh masuk ke lokasi muktamar adalah peserta yang resmi dengan membawa surat mandat.

"Surat mandat itu basisnya apa, basisnya SK Partai. Jadi di mana letak tidak resminya, di mana letak dagelannya. Tidak boleh sembarangan orang bisa ikut muktamar. Kalau simpatisan warga PKB pengin ikut memeriahkan, tidak ada masalah," ujarnya.

"Tapi yang berhak ikut muktamar memiliki hak suara dan bicara itu adalah peserta yang resmi, ada rekomendasi yang dia bawa," ujarnya.

Ida juga mengungkapkan, mengenai spanduk tersebut, pihaknya juga tidak mempersalahkan dan tidak menganggapnya.

"Tidak apa, bikin spanduk, tidak masalah. Kami fokus pada muktamar dan kami tidak anggaplah kira-kira," ujar Fauziah.

Sebelum acara pembukaan Muktamar, akan digelar Musyawarah Nasional (Munas) Ulama PKB yang akan berlangsung pada Selasa pukul 14.00 WIB.

Muktamar ke-V akan berlangsung 20-22 Agustus 2019. Muktamar tersebut akan membahas tiga agenda prioritas dan strategis partai untuk lima tahun kedepan.

Pertama, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul, berkarakter, berkualitas dan berdaya saing. Kedua, memprioritaskan kepada pengembangan ekonomi kerakyatan dalam rangka memberdayakan kaum "mustadh'afih, kaum yang lemah dan yang terlemahkan. Ketiga adalah pengembangan dakwah sosial dan kebudayaan dalam rangka mewujudkan kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan yang damai yang beradab.

Pembukaan akan dilakukan oleh Presiden Jokowi pada pukul 19.00 Wita malam ini. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini