Sohibul: Kalau di PKS tak bahagia silakan cari yang lain, tapi jangan buat gaduh

Senin, 29 Oktober 2018 07:06 Reporter : Sania Mashabi
Sohibul: Kalau di PKS tak bahagia silakan cari yang lain, tapi jangan buat gaduh Presiden PKS Sohibul Iman di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Mohammad Sohibul Iman angkat bicara terkait sikap pengurus dan kader PKS di sejumlah daerah yang memilih mundur dari partainya. Ia mengaku tidak tahu persis alasan kader itu hengkang dari partainya.

"Ya sebetulnya kalau kita kan enggak tahu alasan dasarnya, silakan tanyakan pada mereka. Tapi pada dasarnya berpartai berorganisasi sesuatu yang voluntary jadi sesuai dengan minat ya," kata kata Sohibul di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (28/10).

Sohibul enggan ambil pusing dengan sikap kadernya di beberapa daerah. Menurut dia, untuk bergabung dalam berpartai biasanya didahului minat dan kesungguhan masing-masing kader.

"Jadi kalau memang mau bergabung dengan PKS ya kita terima, kalau di PKS sudah merasa tidak bahagia, mencari yang lain ya silakan juga," ungkapnya.

Meski begitu, Sohibul tetap berharap para kadernya yang hengkang bisa lebih bahagia di tempat lain. Dia juga mengimbau para kader yang sudah mengundurkan diri tidak membuat kegaduhan.

"Tapi tolong kalau sudah tidak betah jangan kemudian membuat kegaduhan. Kalau niatnya baik jangan gaduh, toh kita juga tidak memaksa," ujarnyam

Tambahnya, jumlah pengurus dan kader yang bergejolak di daerah juga tidak signifikan. Sehingga, kata dia, tidak mempengaruhi kesolidan partai, termasuk dalam pemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

"Solid, insya Allah. kemaren ditanyakan setengah hati dengan Pak Prabowo, nggak setengah hati tapi dua hati," ucapnya.

Diketahui, 80 kader dan pengurus mengundurkan diri dari kepengurusan Kabupaten Banyumas. Alasannya karena mereka diharuskan menandatangani pakta integritas loyalitas terhadap partai. Pengurus dan kader di Kendal, Semarang, Mojokerto juga ikut angkat kaki dari PKS.

Sebelumnya, pengurus DPD PKS di Bali juga mengundurkan diri. Pengunduran diri itu terungkap saat Wakil Ketua DPR sekaligus Politikus PKS yang sedang berseteru dengan Presiden PKS Mohammad Sohibul Iman mengunggah foto kader PKS melepas jaket kebanggaan sebagai kader.

"Tuan @msi_sohibuliman mengapa merusak partai kami? Saya baru terima foto-foto pengunduran diri pengurai berat di propinsi bali, mereka buka baju dan jaket partai semuanya. Apa yang terjadi? Dusta bersih ini? #SavePKS," tulis Fahri dalam akun Twitternya yang telah mengizinkanmerdeka.com untuk mengutip. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini