Soal revisi UU KPK, Agung sebut penguatan internal lebih penting

Minggu, 21 Juni 2015 00:47 Reporter : Sri Wiyanti
Soal revisi UU KPK, Agung sebut penguatan internal lebih penting Malam ruwatan Partai Golkar. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol, Agung Laksono menyatakan, upaya penguatan internal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat penting dilakukan. Apalagi, Indonesia akan menghadapi agenda-agenda politik nasional, seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

"Menurut saya, yang diperlukan sekarang adalah bagaimana menyukseskan agenda-agenda politik nasional seperti pilkada, kalau jadi ya. Penguatan internal KPK perlu," ujar Agung di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6).

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan menolak rencana revisi Undang-Undang tentang KPK. Penolakan dilakukan karena Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2015 tentang Aksi Pemberantasan dan Pencegahan Korupsi ditujukan untuk kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, namun KPK akan tetap membantu mengawasi.

Ketegasan itu membuat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPK Taufiqurrahman Ruki merasa lega. Dia pun berjanji akan melaksanakan sepenuhnya pesan Jokowi agar ketiga lembaga hukum tersebut saling bersinergi.

"Pesan Presiden untuk KPK, Kejaksaan, dan Polri bekerja secara sinergi, tetapi yang paling menggembirakan, dengan tegas Presiden mengatakan bahwa tidak ada keinginan Presiden melemahkan KPK. Oleh karena itu, revisi UU KPK, Presiden menolak," ujar Ruki di Kantor Presiden, Jumat (19/06). [tyo]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini