Soal pemecatan Fahri, Ketua DPP sebut kader PKS patuh kayak tentara

Rabu, 6 April 2016 21:26 Reporter : Dieqy Hasbi Widhana
Soal pemecatan Fahri, Ketua DPP sebut kader PKS patuh kayak tentara Fahri Hamzah dipecat PKS. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Ketua DPP PKS Aboebakar Al Habsy menegaskan tidak ada perpecahan dalam tubuh partai pasca pemecatan Fahri Hamzah dari seluruh jenjang keanggotaan partai. Dia memastikan tidak ada kader yang berani menentang keputusan pimpinan PKS.

"Waduh kalau keputusan itu di atas segala-galanya. Kalau di PKS biasanya kalau begitu ya, kalau sudah putusan pimpinan, kalaupun ada perbedaan pada diam. Sudah kayak tentara ini modelnya," kata Aboebakar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4).

Anggota komisi III DPR ini menuturkan, keputusan PKS sudah bulat.Dia memahami pergantian Fahri harus mengikuti mekanisme yang berlaku di DPR sesuai dengan peraturan dan undang-undang MD3.

"Sudah putus, Fahri sudah selesai. Sudah enggak ada permasalahan. Sudah diganti. Cuma permasalahannya apakah DPR nanti bisa menerima pergantian ini karena baru turun kalau ada proses hukum," tuturnya.

Disinggung gugatan yang dilayangkan Fahri pada pimpinan PKS, Aboebakar memahami jika Fahri tak terima dipecat. Pihaknya siap meladeni gugatan Fahri yang memilih menyelesaikan kisruh ini dengan pendekatan hukum.

"Berarti dia sudah tidak cocok dengan keputusannya, jadi dia lawan dengan hukum. Hukum berjalan, kita negara hukum. Padahal khas PKS biasa (kalau tak terima) di internal musyawarah, dialog selesai. Tapi kelihatannya memakai cara lain (gugatan hukum) ya dihadapi saja. Ringan-ringan saja kok kayak begini," jelasnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini