Soal nama Gatot Nurmantyo jadi ketua timses Jokowi, Golkar sebut belum dibahas

Rabu, 22 Agustus 2018 11:11 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Soal nama Gatot Nurmantyo jadi ketua timses Jokowi, Golkar sebut belum dibahas Zulkifli Hasan dan Gatot Nurmantyo. ©2018 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Al Habsyi menduga ketua tim kampanye nasional Jokowi-Ma'aruf Amin akan diisi oleh mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Menanggapi itu, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menjelaskan sampai saat ini posisi ketua TKN tersebut masih kosong. Nama Gatot jua belum dibahas.

"Belum ada, belum ada. Kita para Sekjen tidak membahas siapa, karena sekali lagi itu hak prerogatif presiden, kita menunggu para wakil ketua ini sudah bekerja. Katakan dari partai pendukung aja ada enam, wasekjen yang bekerja termasuk pak Hasto sebagai sekretaris," katanya di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/8).

"Jadi sebenarnya tim kampanye ini sudah bergerak, sudah bekerja, sudah terorganisir hanya tinggal kita menunggu pimpinan siapa, persyaratan administratif ke KPU juga sudah dimasukkan," sambungnya.

Lodewijk mengatakan, partainya menyerahkan soal ketua tim pemenangan kepada Jokowi. Yang pasti Golkar ingin ketua tim tersebut bisa bekerja sama dengan paslon Pilpres. Kemudian harus mampu mengorganisir komponen-komponen yang ada dalam tim kampanye nasional.

"Artinya dia harus punya leadership, manajerial yang bagus, dan komunikasi yang bagus dengan Pak Jokowi-Ma'ruf. Saya kita itu yang paling penting untuk menggerakkan roda organisasi," imbuh Lodewijk.

Tim Kampanye Nasional akan menggerakkan mesin di provinsi yang mana Jokowi kalah suara di Pilpres 2014 lalu.

"Mengacu pada hasil pilpres 2014 lalu, beliau kalah di mana contoh Aceh Sumbar, Banten, Jawa Barat, NTB, Papua, Gorontalo. Itu pun tidak semuanya kita lihat skala prioritas berdasarkan berapa DPP yang akan keluar itulah yang dilihat. Tidak semua kita ingin rebut sasaran, kan ada prioritas yang penting target tercapai," tandasnya.

Sebelumnya, Aboe Bakar Al Habsyi menduga jabatan itu akan diisi mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo untuk menyaingi Jenderal (Purn) Djoko Santoso, yang jadi ketua timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Nanti di sana jangan-jangan Pak Gatot," kata Aboe Bakar. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Pilpres 2019
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini