Soal Nadiem Bertemu Megawati, PDIP Bilang 'Siapa Saja Bisa Kalau Ada Hal Penting'

Rabu, 21 April 2021 12:56 Reporter : Rifa Yusya Adilah
Soal Nadiem Bertemu Megawati, PDIP Bilang 'Siapa Saja Bisa Kalau Ada Hal Penting' nadiem bertemu megawati. ©2021 Merdeka.com/instagram nadiem

Merdeka.com - Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengunggah foto pertemuannya dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di tengah isu Reshuffle. PDIP menilai pertemuan keduanya merupakan hal biasa layaknya seorang tokoh publik baru belajar dengan senior.

"Orang bertemu Ibu Mega itu biasa lah, itu sering (terjadi). Siapa saja bisa bertemu Ibu Mega kalau ada hal penting, soalnya beliau kan senior," kata Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira saat dihubungi merdeka.com, Rabu (21/4).

Menurut Andreas, pertemuan itu hanya membahas program pendidikan. Dia melihat pertemuan keduanya tak ada kaitan dengan isu perombakan kabinet.

"Nadiem bertemu juga hanya membicarakan isu pendidikan atau peraturan pemerintah. Tidak ada urusannya dengan kabinet itu kan wilayahnya presiden," kata Andreas.

Dia juga tidak melihat tanda-tanda Presiden Jokowi akan mencopot atau mengganti jabatan Nadiem sebagai Mendikbud. Menurutnya, tidak ada urgensi bagi Presiden Jokowi untuk mencopot jabatan Nadiem dari Mendikbud.

"Siapa yang bilang Nadiem mau diganti? tidak ada yang bilang Nadiem mau diganti. Saya sih melihat tidak ada relevansi dan urgensinya Nadiem diganti," kata Ketua DPP PDIP tahun 2014-2019 itu.

Menurutnya, kinerja Nadiem selama 2 tahun menjabat sebagai Mendikbud ini terbilang baik. Dia juga mengapresiasi program Merdeka Belajar yang diinisiasi Nadiem. Menurutnya Nadiem sudah mampu merealisasikan tujuan Presiden Jokowi terkait pembangunan SDM Indonesia.

"Selama dua tahun, Nadiem mampu menerjemahkan Pembangunan SDM yang merupakan program Pak Jokowi melalui Merdeka Belajar yang sedang on going ini," kata Andreas.

Dia bahkan melihat adanya kemajuan terkait kesejahteraan guru honorer. Dia juga mengapresiasi kebijakan Nadiem terkait peningkatan status guru honorer.

"Selama pandemi ini Nadiem pun responsif dan fleksibel dalam menjalankan program-program pendidikan, misalnya peningkatan status guru-guru honor menjadi PPK dan sekarang sedang dipersiapkan Revisi UU Sisdiknas," kata dia.

Dia kemudian kembali membahas mengenai isu reshuffle para Menteri Presiden Jokowi. Meskipun menurutnya tidak ada urgensi bagi Presiden Jokowi untuk mengganti Nadiem, namun dia menegaskan bahwa hanya Presiden Joko Widodo memiliki hak untuk mencopot atau mengganti jabatan setiap menterinya.

"Intinya saya tidak melihat ke arah situ. Tidak ada yang bilang nadiem mau diganti, kan yang tahu juga hanya Presiden," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Nadiem Unggah Foto Bertemu Megawati...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini