Soal koalisi, PDIP sebut 'bola' ada di Demokrat

Sabtu, 10 Mei 2014 18:14 Reporter : Fikri Faqih
Soal koalisi, PDIP sebut 'bola' ada di Demokrat sby mega. rumgapres/abror rizki

Merdeka.com - PDI Perjuangan perlu mempersiapkan langkah baru setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu 2014. Partai oposisi itu membuka peluang untuk berkoalisi dengan Partai Demokrat, penguasa selama dua periode pemerintahan.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Eriko Sotarduga B.P.S. menilai partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memegang peranan penting bagi dalam koalisi menuju Pilpres 2014.

"Demokrat bisa jadi penentu. Bisa jadi poros baru. Karena suaranya cukup signifikan," ujar Eriko di Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (10/5).

Partai Demokrat yang sampai saat ini masih berkuasa dinilai dapat mengamankan banyak sumber daya. Terlebih sampai saat ini, keputusan Demokrat untuk hasil konvensinya masih belum diketahui.

Menurut Eriko, peluang koalisi dengan Demokrat semakin terbuka jika Konvensi Demokrat menghasilkan calon wakil presiden. Namun, akan berbeda jika Konvensi tetap menghasilkan calon presiden.

"Ini bergantung Demokrat. Bola di Demokrat. Karena Demokrat partai penguasa yang punya infrastruktur pemerintahan yang kuat," ungkapnya.

PDI Perjuangan membutuhkan sedikitnya 51 persen suara agar tercipta pemerintahan yang kuat dan demi memenangkan Pilpres 2014. Sementara ini, koalisi pendukung Jokowi terdiri dari Partai Nasdem yang memiliki perolehan suara 6,72 persen, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 9,04 persen, dan jika dijumlahkan dengan PDI P 18,95 persen menjadi 34,71 persen suara.

"Jadi kita masih perlu 17% suara lagi," jelas Eriko.

Sementara, Partai Demokrat sendiri, berdasarkan rekapitulasi KPU mendulang suara hingga 10,19 persen dan menempati posisi 4 besar. [ren]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini