Soal cawapres, Pramono Anung sebut Jokowi dengarkan suara masyarakat

Rabu, 14 Maret 2018 00:35 Reporter : Supriatin
Soal cawapres, Pramono Anung sebut Jokowi dengarkan suara masyarakat Jokowi kunjungi acara Sneakers Day di Mall. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Penjaringan calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo ( Jokowi) di Pilpres 2019 masih terus dilakukan. Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan, cawapres yang dipilih nantinya bisa memperkuat elektabilitas Jokowi.

"Siapa pun yang dipasangkan itu bukan malah mengurangi elektabilitas presiden, kalau bisa tentunya memperkuat, mendukung atau menambah elektabilitas presiden," ucap Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/3).

Politikus PDI Perjuangan ini mengatakan, mayoritas partai besar di Tanah Air sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi sebagai calon presiden di 2019. Dukungan ini menjadi pertimbangan Jokowi untuk memilih sosok cawapres yang disuarakan masyarakat.

"Siapa yang menjadi calon untuk wakil presiden tentunya presiden sangat memperhatikan suara yang muncul di masyarakat," ujarnya.

Dia juga memastikan, penentuan cawapres Jokowi bakal mempertimbangkan keterwakilan budaya dan etnis.

"Semua faktor pasti dipertimbangkan karena apa pun Indonesia sangat beragam, multi kultur, multi etnik," tukasnya.

Untuk diketahui, ada sejumlah nama yang digadang-gadang berpotensi menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Di antaranya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, dan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini