Sinyal Prabowo Merapat ke Jokowi Makin Kuat, Ketum PSI Percaya Tak Ada Oposisi Abadi

Selasa, 15 Oktober 2019 13:12 Reporter : Tri Yuniwati Lestari
Sinyal Prabowo Merapat ke Jokowi Makin Kuat, Ketum PSI Percaya Tak Ada Oposisi Abadi Prabowo bertemu Jokowi. ©2019 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut membuka peluang Partai Gerindra masuk ke dalam kabinet kerja Jokowi. Beberapa pihak menyayangkan langkah politik itu. Sebab selama ini Gerindra menjadi simbol partai oposisi.

Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie tidak kaget. Dalam dinamika politik, partai oposisi bisa berubah haluan dan berpeluang masuk dalam lingkaran pemerintahan. Dia percaya, tidak ada partai oposisi yang abadi.

"Kita kan masih menunggu, kalau kita lihat tidak ada tuh oposisi yang terus menerus menjadi oposisi. Kita lihat saja dia mungkin ada di dalam parlemen tapi nanti koalisi di parlemen beda lagi, koalisi di pilkada beda lagi," ujar Grace di Museum Nasional, Jakarta, (15/10).

Selain pertemuan Jokowi dengan Prabowo, SBY dan Prabowo juga membahas kemungkinan bergabung dengan barisan pemerintahan. Meski belum ada keputusan, sinyal Demokrat dan Gerindra menjadi bagian koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin semakin kuat. Dia meyakini Jokowi sudah mempertimbangkan segala aspek dengan baik.

"Kondisi politik di Indonesia sangat cair jadi tidak terlalu mengagetkan, kalau itu memang dirasa perlu untuk memperkuat kinerja Pak Jokowi ya kenapa tidak," katanya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini