Sindir PDIP, Agun Gunandjar bilang 'orang munafik'

Jumat, 29 Agustus 2014 15:53 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Sindir PDIP, Agun Gunandjar bilang 'orang munafik' Agun Gunanjar Sudarsa. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Komisi II DPR Agun Gunandjar Sudarsa merasa optimis Pansus Pilpres bisa dibentuk untuk mengungkap kecurangan. Dia pun tak terima jika wacana pembentukan Pansus Pilpres ini disebut tak relevan.

"Itu yang menjawab seperti itu ada 2 pengertian, dalam konteks periode 2009-2014, mungkin terkendala oleh waktu, bukan karena tidak relevan, secara teknis sulit, tapi kalau tentang sesuatu yang bisa terjadi, bisa," kata Agun di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/8).

Menurut Pansus Pilpres masih mungkin dibentuk meski masa bakti anggota DPR periode 2009-2014 tinggal satu bulan setengah lagi. Namun, hal ini bisa saja dilanjutkan dengan periode berikutnya.

"Sesuatu yang enggak ada kejadian aja, pansus bisa muncul kok. Kalau benar kenapa mesti takut? Ya kan, kalau takut, ada apa. Jadi itu kan sesuatu yang konstitusional, sekarang saya tanya pansus itu konstitusional enggak?" kata Agun.

Agun mengkritik pihak-pihak yang menolak dibentuknya Pansus Pilpres. Dia juga mengibaratkan Pansus DPT yang terbentuk pada tahun 2009 lalu, tapi yang ngotot membentuk itu sekarang tak terdengar suaranya karena sudah menang.

Agun juga menyindir sikap mbalelo PDIP yang dulu menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), sekarang justru malah ingin BBM naik.

"Pertanyaan saya, sudah ada putusan MK, loh dulu juga sudah ada putusan MK, Pansus DPT juga terjadi, kenapa sekarang menggunakan standard berbeda dengan yang lalu. Dulu nolak BBM kok terus sekarang setuju naikkan BBM. Jadi ini negara cemen, gitu kalau saya sebut, orang munafik gitu," sindir dia.

Pansus Pilpres masih sangat dimungkinkan dibentuk?

"Oh dimungkinkan, masih sangat amat terbuka. Bisa periode sekarang, tapi periode sekarang terkendala oleh waktu. Ok. Kan ada periode yang akan datang," pungkasnya. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. PDIP
  2. Pemilu 2014
  3. Pilpres
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini