Sibuk Kampanye, Jokowi Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Debat Pamungkas

Jumat, 12 April 2019 15:07 Reporter : Merdeka
Sibuk Kampanye, Jokowi Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Debat Pamungkas Debat Keempat Pilpres 2019. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mengaku tak memiliki persiapan khusus untuk debat Pilpres pamungkas yang akan digelar Sabtu (13/4). Jokowi sibuk keliling daerah untuk bertemu para pendukungnya, sehingga tidak ada persiapan untuk debat.

"Enggak, malah kampanye terus. Besok saja lah besok saja lah (kita lihat)," kata Jokowi di Sentul Kabupaten Bogor Jawa Barat, Jumat (12/4).

Debat pamungkas nanti akan menghadirkan pasangan capres dan cawapres dengan mengangkat tema soal ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri.

Sebelumnya, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan telah menyiapkan jawaban dari kemungkinan serangan-serangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno yang sesuai dengan tema debat.

"Karena itulah sebaiknya kita lihat bahwa dalam hal ekonomi pun Pak Jokowi punya daya unggul karena pemahamannya. Justru karena itu diserang, maka Pak Jokowi menghasilkan sebuah program-program kunci mematahkan serangan dari Pak Prabowo dan Sandi," kata Hasto di Rumah Cemara Nomor 19, Jakarta Pusat, Kamis, 11 April 2019.

Menurut Hasto, dalam beberapa tahapan debat, Jokowi-Ma'ruf selalu menampilkan hal-hal baru. Serta bisa memberikan efek kejut yang lain dari biasanya.

"Khususnya ketika Pak Ma'ruf Amin tampil memberikan efek kejut bahwa beliau sosok pemimpin yang kaya akan pengalaman, termasuk mampu menggunakan diksi-diksi yang ternyata sesuai dengan harapan orang muda," ungkap dia.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin ini yakin, Jokowi akan menguasai materi debat capres-cawapres mendatang. Pasalnya, lanjut Hasto banyak masyarakat yang sudah merasakan keberhasilan Jokowi dalam memimpin Indonesia.

"Ya kalau kita lihat dari kalangan bawah mengapa banyak memberikan dukungan kepada Pak Jokowi karena mereka yang paling banyak merasakan. Tapi kita berbicara instrumen perpajakan tanpa pandang bulu yang diterapkan Pak Jokowi ini mungkin disikapi berbeda," ucap dia.

Reporter: Lizsa Egeham [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini