Siapakah penumpang gelap yang dimaksud Megawati?

Sabtu, 13 Oktober 2012 12:57 Reporter : Laurencius Simanjuntak
Siapakah penumpang gelap yang dimaksud Megawati? megawati. merdeka.com

Merdeka.com - Dalam pidato politiknya di pembukaan Rakernas II PDI Perjuangan di Surabaya, Jawa Timur, kemarin, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, menyebut ada penumpang gelap yang ikut menikmati sukses kemenangan Jokowi-Ahok di Pilgub DKI.

"Pilkada Jakarta juga telah membuka jalan bagi para 'penumpang gelap' untuk ikut menikmati sukses tanpa merasa terganggu sedikitpun secara moral," kata Megawati di hadapan 1.500 kader PDI Perjuangan se-Indonesia kemarin di Surabaya, Sabtu (12/10).

Pernyataan itu menjadi bola liar karena Megawati tidak menunjuk hidung. Siapa sebenarnya penumpang gelap yang dimaksud Megawati? Belum jelas. Namun, menurut survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang disampaikan sepekan setelah pencoblosan Pilgub DKI, capres yang paling diuntungkan dari kemenangan Jokowi-Ahok adalah Prabowo Subianto.

Hasil survei itu tidak mengherankan mengingat Prabowo memang kerap menjadi bintang iklan Jokowi-Ahok. Bahkan, Prabowo pernah dipanggil oleh Panwaslu DKI karena pelanggaran dalam iklan kampanye, meski ketua dewan pembina Partai Gerindra itu tidak memenuhinya.

Saat dihubungi, para petinggi Gerindra belum mau berkomentar soal bola liar yang dilemparkan Megawati. Di sisi lain, Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan yang juga anak Megawati, Puan Maharani, langsung cepat-cepat menetralisir pernyataan ibunya sejam begitu pidato disampaikan.

"Kita bukan menyindir atau tidak menyindir (Prabowo), tapi ini menjadi evaluasi kita," ujar Puan dalam jumpa pers usai pembukaan Rakernas kemarin.

Puan mengatakan, Megawati hanya ingin mengingatkan bahwa dalam setiap kontestasi politik akan ada penumpang gelap. "Akan ada penumpang gelap. Jadi kita harus siap," kata Puan. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Jokowi
  2. Capres Jokowi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini