Siapa Kader Gerindra Paling Pas Gantikan Edhy Prabowo?

Kamis, 26 November 2020 10:59 Reporter : Ahda Bayhaqi
Siapa Kader Gerindra Paling Pas Gantikan Edhy Prabowo? Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditahan KPK. ©2020 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terjerat kasus suap ekspor benih lobster. Siapa yang pantas mengisi kursi yang ditinggalkan Edhy?

Pengamat politik, Ujang Komarudin menilai, Gerindra bisa kembali mengisi kursi kosong itu. Gerindra dapat dua kursi menteri jika melihat komitmen rekonsiliasi antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

"Maka bisa saja pengganti Edhy Prabowo akan dari kader Gerindra lagi," kata ujang melalui pesan singkat, Kamis (26/11).

Ujang melihat ada sejumlah nama besar di Gerindra yang pantas menggantikan Edhy. Yaitu Fadli Zon, Sufmi Dasco Ahmad, hingga Sandiaga Uno. Namun, tergantung siapa yang dipilih Prabowo.

"Jika kader Gerindra lagi, ada FZ, Dasco, Sandi, atau yang lain. Semua tergantung Prabowo yang acc," jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini mengatakan, tidak menutup kemungkinan kursi kosong Menteri KP diberikan kepada partai koalisi lain atau profesional.

Namun karena ini soal politik, maka bisa saja, pengganti Edy Prabowo bisa dari partai lain atau pun dari kalangan Profesional.

Namun, kembali pada komitmen rekonsiliasi, hubungan antara Jokowi dan Prabowo bisa perang dingin. Ujang meyakini, Prabowo tidak bisa begitu saja legowo menyerahkan jatah Gerindra kepada pihak lain.

"Hubungan Jokowi dan Prabowo akan perang dingin. Akan panas-adem. Dan akan naik-turun. Bagai api dalam sekam. Akan saling curiga. Di politik tak ada yang akan mau legowo. Jatah ya jatah. Jika diambil atau diberikan ke orang. Pasti akan membuat perhitungan," kata Ujang.

Sementara, sejak kemarin kasus suap lobster ini muncul, Menteri Kelautan dan Perikanan periode pertama Jokowi, Susi Pudjiastuti mendapat respon positif yang besar dari publik. Apalagi, ekspor lobster yang jadi sumber suap ini dilarang di era Susi.

Ujang melihat Susi tidak akan dilirik Jokowi. Kalau memang disukai Jokowi, seharusnya Susi sudah dipertahankan untuk dipercaya sebagai Menteri KP di periode kedua.

"Soal ibu Susi, walaupun dapat dukungan publik besar, namun sepertinya Jokowi tak akan memilihnya. Kalau bu Susi dipilih, kemarin tak diganti dan dipertahankan Jokowi. Seperti Sri Mulyani," ucapnya.

Baca Selanjutnya: Edhy Prabowo Mundur Sebagai Waketum...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini