Setnov soal cawapres Jokowi: Kalau di Golkar, Pak JK masih bagus

Senin, 5 Maret 2018 11:23 Reporter : Yunita Amalia
Sidang lanjutan Setnov. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto menganggap Jusuf Kalla layak kembali maju dalam Pilpres 2019 sebagai bakal calon Wakil Presiden. Meski segala keputusan, dia mengaku sepenuhnya hak Ketua Umum, Airlangga Hartarto.

"Kalau di Golkar kan yah Pak Jusuf Kalla masih bagus," ujar pria yang akrab disapa Setnov, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (5/3).

Sementara disinggung nama Airlangga menjadi bakal calon Wakil Presiden, ia enggan menanggapi lebih jauh. Menurutnya, siapapun berhak mencalonkan diri sebagai bakal calon Wakil Presiden 2019 mendampingi Joko Widodo yang telah didukung oleh sejumlah partai politik kembali maju Pilpres sebagai petahana.

"Ya tergantung Presiden kalau soal itu, Presiden kan sudah tahu mana yang tepat," ujarnya.

Diketahui, jelang 5 bulan pendaftaran pasangan bakal Capres dan Cawapres periode 2019-2024, sudah ada lima partai politik mendeklarasikan mendukung Joko Widodo dalam. Kelimanya adalah; Hanura, Golkar, PDIP, NasDem, dan PPP.

Dari deklarasi tersebut, belum tercetus bakal calon Wakil Presiden yang akan dicalonkan oleh partai pendukung.

Sejumlah nama digadang-gadang menjadi pendamping Jokowi sebagai Wakil Presiden seperti Gatot Nurmantyo, Agus Harimurti Yudhoyono, termasuk Jusuf Kalla. Namun belum ada penetapan resmi baik dari partai politik ataupun Jokowi atas posisi bakal calon orang nomor dua di Indonesia itu. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini