Sentilan-Sentilan Keras Jokowi Saat Orasi Kampanye

Rabu, 10 April 2019 06:33 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Sentilan-Sentilan Keras Jokowi Saat Orasi Kampanye Jokowi kampanye di Cirebon. ©2019 Liputan6 com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Mendekati pencoblosan Pemilu 2019, Capres Joko Widodo (Jokowi) makin gencar melakukan kampanye ke berbagai daerah. Dalam kampanyenya, Jokowi beberapa kali menyampaikan beberapa isu negatif yang kerap kali menyerang dirinya.

Dalam orasinya, Jokowi terlihat meninggikan nadanya saat menyampaikan beberapa isu, soal banyaknya hoaks misalnya. Berikut ini beberapa petikan pernyataan Capres Jokowi dalam kampanye:

1 dari 4 halaman

Jokowi: Yang Buat Kebohongan Tak Mikir

Ketika kampanye di Karawang, Capres Jokowi kembali menyinggung soal isu PKI yang menimpanya. Jokowi meminta pendukungnya untuk menangkal hoaks dan fitnah menjelang delapan hari pencoblosan. Dengan nada tinggi, Jokowi menyebut orang yang bikin kebohongan tidak mikir sehingga dengan seenaknya menyebar hoaks.

"Logikanya itu loh, mikir, mikir, mikir. Artinya yang membuat kebohongan artinya tidak mikir," kata Jokowi saat kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4).

2 dari 4 halaman

Bukan Diktator dan Pelanggar HAM

Pada acara Deklarasi Alumni Trisakti Pendukung Jokowi beberapa waktu lalu, Capres Jokowi mendapatkan jaket dan megaphone dari salah satu perwakilan alumni. Jokowi pun langsung mengenakan jaket dan menggunakan megaphone tersebut.

Layaknya orator yang tengah memimpin aksi demonstrasi, Jokowi berorasi. Dalam orasinya Jokowi mengaku bahwa dia bukan diktator dan pelanggar HAM. "Bapak ibu sekalian, saya bukan diktator, saya bukan pelanggar HAM, dan saya juga bukan..," ujar Jokowi terhenti disambut tepuk tangan massa.

 

3 dari 4 halaman

Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Marah-marah

Di depan warga Karawang, Jawa Barat, Capres Jokowi mengajak pendukungnya untuk bergembira pada Pilpres 2019. Menurutnya Pilpres pesta kegembiraan dan bukan ajang untuk marah-marah.

Dengan penuh semangat, Jokowi mengajak pendukungnya yang setuju tunjuk satu jari. "Jadi pesta demokrasi adalah kegembiraan jangan sampai malah ada yang menakut-nakuti, jangan sampai ada yang pesimis, jangan sampai ada yang suka marah-marah," kata capres nomor urut 01 itu.

4 dari 4 halaman

Jokowi: Jangan Ngomong Curang, Cureng, Tunjukkan!

Beberapa waktu lalu, Capres Prabowo Subianto menyatakan ada dugaan kecurangan pada Pilpres 2019. Menanggapi pernyataan itu, Joko Widodo (Jokowi) menanggapinya. Dia menjelaskan, pelaksanaan Pilpres tidak ditangani serampangan. Sehingga capres nomor urut 01 itu meminta Prabowo segera melapor jika ada temuan kecurangan dalam Pilpres 2019.

"Kalau curang, curangnya di mana. Harus disampaikan dong jangan ngomong curang cureng curang cureng, bagaimana, tunjukkan," ucapnya. [has]

Baca juga:
Ketum Golkar Nilai Jokowi Unggul dalam Membangun Industri
Tak Terima Disebut Kampanye Terselubung, Menteri Rini Undur HUT BUMN Jadi 20 April
JK Nilai Jokowi & Prabowo Sama-Sama Pakai Strategi Islami Buat Dekati Pemilih Muslim
Jokowi: Saya Salaman dengan Warga Enggak Pakai Sarung Tangan
Pengamat: Debat Capres Jangan Hanya Bahas Harga Cabai
PDIP Yakin Kedatangan Jokowi ke Kupang Bisa Dongkrak Suara di NTT

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini