PPP: KIB Tak Ingin Ada Polarisasi di 2024, Harap Ada Tiga atau Empat Pasang Capres

Rabu, 25 Mei 2022 17:13 Reporter : Merdeka
PPP: KIB Tak Ingin Ada Polarisasi di 2024, Harap Ada Tiga atau Empat Pasang Capres Vertikal Wakil Sekjen PPP M Arwani. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk memperkuat posisi partai politik di Pemilu 2024. KIB terdiri dari poros Golkar, PAN dan PPP.

Arwani mengatakan, pihaknya ingin mempersiapkan tahapan proses Pemilu 2024 yang sudah dimulai sejak tahun ini.

"Kita ingin dari awal Koalisi Indonesia Bersatu, ingin memperkuat parpol dalam hal mempersiapkan seluruh tahapan secara khusus pemilu presiden," kata Arwani Thomafi, Rabu (25/5).

Arwani menambahkan, KIB berkeinginan kontestasi Pilpres 2024 tak membuka kembali ruang pembelahan semakin besar di masyarakat. Sehingga, ia mendorong agar muncul lebih dari dua pasangan calon presiden dalam Pilpres, mendatang.

"Tetapi pada intinya adalah ingin betul peta kontestasi tidak membuka ruang pembelahan di masyarakat semakin besar," ucap Arwani.

"Secara teori kita ingin lebih dari dua pasangan calon itu bagus. Tiga, syukur-syukur empat, jadi masyarakat juga diberikan pilihan, oh ada ini, ada ini, akan memberikan satu keleluasaan untuk masyarakat memilih," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Siapa Capresnya?

Terkait sosok yang akan diusung oleh KIB, Arwani mengatakan, sangat terbuka pada semua kemungkinan. Termasuk, Golkar yang memajukan Ketum Airlangga Hartarto sebagai capres.

Menurutnya, yang paling utama adalah KIB bersepakat siapa dan kriteria seperti apa yang akan diusung.

Dia juga tak menutup kemungkinan, dalam pembahasan bersama akan muncul kisi-kisi seperti harus cerdas, merakyat hingga punya pengalaman memimpin di daerah. "Kita duduk bareng, nama itu disepakati oleh kami bertiga PPP-Golkar-PAN," terangnya.

"Tetapi kami tidak menutup mata terima masuk-masukan dari para tokoh dari luar sebagai bahan pertimbangan," pungkasnya.

[rnd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini