Sekjen PPP sebut Kadernya Berpeluang jadi Ketua MPR jika Gunakan Sistem Paket

Rabu, 7 Agustus 2019 13:17 Reporter : Sania Mashabi
Sekjen PPP sebut Kadernya Berpeluang jadi Ketua MPR jika Gunakan Sistem Paket Arsul Sani. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan tidak tertutup kemungkinan partainya dicalonkan sebagai Ketua MPR periode 2019-2024. Sebab, kata dia, pemilihan pimpinan MPR dilakukan dengan cara paket.

"Undang-Undang MD3 kita itu mengatur soal pemilihan pimpinan MPR jtu dengan cara paket. Artinya kalau paket bisa saja dari yang kecil kaya PPP yang jadi ketua. Ya dong kalau itu disepakati," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (7/8).

Arsul juga menyoroti Partai Gerindra yang juga mengincar posisi Ketua MPR. Dia pun mengingatkan partai dengan perolehan kursi terbesar kedua adalah Partai Golkar.

"Kan gini kalau kursi yang nomor dua itu kan Golkar bukan Gerindra kalau suara iya itu gerindra, sedsngkan di DPR itu boleh dibilang aegala sesuatunya ditentukan oleh kursi bukan oleh suara," ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai wajar jika partainya menginginkan posisi pimpinan MPR. Sebab, kata dia, Gerindra adalah partai dengan perolehan suara terbesar kedua di Pemilu 2019.

"Saya kira wajar ya partai secara popular vote kedua terbesar kita menginginkan berada di dalam posisi pimpinan MPR. Saya kira sangat pantas gitu loh. Kan Gerindra ini nomor dua secara suara masyarakat," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/8).

Fadli menegaskan, partainya tidak ada masalah posisi apa yang harus didapat Gerindra di MPR. Baginya yang penting partai besutan Prabowo Subianto ini bisa berada di kursi pimpinan MPR. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini