Sekjen PDIP Nilai Pernyataan Prabowo Hanya Mengulang Narasi 2014

Kamis, 7 Februari 2019 16:41 Reporter : Ahda Bayhaqi
Sekjen PDIP Nilai Pernyataan Prabowo Hanya Mengulang Narasi 2014 Prabowo Hadiri Peringatan HUT ke-20 KSPI. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai pernyataan yang selama ini dilontarkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sesungguhnya hanya mengulang narasi Pilpres 2014. Hasto meyakini rakyat sudah tahu isi pidato mantan Danjen Kopassus itu.

"Apa yang disampaikan pak Prabowo sama dengan saat pemilu 2014 lalu," kata Hasto di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (7/2).

Salah satu narasi yang disinggung adalah negara salah urus. Di hadapan kelompok buruh pendukungnya, Prabowo berkata sudah sejak zaman orde baru Soeharto, pembangunan Indonesia berjalan ke arah yang salah. Hasto menilai narasi itu tidak lagi efektif jika diulang dalam Pilpres 2019. Karena narasi yang dilontarkan pada 2014 itu sudah terbukti gagal membawanya duduk di kursi RI-1.

"Rakyat sudah tahu bahwa tak ada hal yang baru yang disampaikan prabowo. Kecuali menakut-nakuti rakyatnya, Indonesia mau bangkrut, Indonesia salah urus, rakyat yang bisa menilai, rakyat perlu pemimpin yang membangun harapan," jelas Hasto.

Hasto juga menilai, pernyataan itu berarti Prabowo menyalahkan mantan mertuanya. Dengan mengakui pandangan terhadap arah pembangunan yang salah dimulai dari era orde baru. "Ya, sejak dulu," ucapnya.

Diberitakan, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kesal dengan elit yang mengelola negara dengan keliru. Prabowo pun sudah mengamati arah perkembangan bangsa sejak masa orde baru. Menurutnya, pembangunan Indonesia hingga kini menuju arah yang salah.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutannya dalam acara HUT Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

"Saudara-saudara sekalian dari awal, dari sekian belas tahun, sekian puluh tahun, sebetulnya dari saya masih di dalam orde baru, saya sudah melihat arah perkembangan, arah pembangunan Indonesia, arahnya sebetulnya menuju arah yang keliru," kata Prabowo. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini