Sekjen Berkarya: Membangun Oposisi yang Kuat Pekerjaan Halal dan Barokah

Kamis, 27 Juni 2019 13:24 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Sekjen Berkarya: Membangun Oposisi yang Kuat Pekerjaan Halal dan Barokah Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bersama jajaran akan menentukan nasib koalisi Indonesia Adil Makmur setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa perselisihan hasil Pemilu 2019.

Berkarya, salah satu partai yang tergabung dalam koalisi penantang ingin tetap menjadi oposisi. Menurut Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, peran oposisi adalah mulia.

"Saya yang menganut mahzab itu bahwa membangun koalisi oposisi yang kuat ke depan adalah pekerjaan yang halal dan barokah untuk membuat sebuah demokrasi yang hebat ke depan ini penting sebenarnya dilakukan," kata Priyo di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/6).

Namun, kata Priyo, semua pihak punya opsi masing-masing. Menurutnya wajar bila ada godaan politik kepada koalisinya untuk gabung ke barisan penguasa.

"Tapi yang menganut mahzab (oposisi) itu gak semuanya karena godaan-godaan pragmatisme politik ada di depan mata kita nah itu semua tergantung masing-masing," ucap Priyo.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi itu pun yakin jika capres-cawapres yang diusung partainya tetap ingin menjadi oposisi bila gugatannya di MK tak dikabulkan.

"Kalau Prabowo-Sandi sebagai pemimpin hebat, saya duga dan asumsi kuat, beliau ingin bangun koalisi penyeimbang dan oposisi yang konstruktif ke depan agar pemerintahan ini siapapun dia, presiden dan wapres dapat masukan yang berharga," tuturnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini