SBY disebut setengah dewa, Pasek bilang ini model 'jilatokrasi'

Selasa, 23 Desember 2014 15:43 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
SBY disebut setengah dewa, Pasek bilang ini model 'jilatokrasi' SBY hadiri rapat pleno Partai Demokrat. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Ketua DPD Partai Demokrat Bali Made Mudarta mendukung penuh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali jadi ketum di Kongres 2015. Menurut Made, SBY ibarat manusia setengah dewa yang bisa menyelematkan partai Demokrat dari keterpurukan.

Politikus Demokrat Gede Pasek Suardika yang berniat maju melawan SBY di Kongres menanggapi santai pernyataan Made ini. Pasek hanya menyindir jika ucapan Made ini sebuah 'Jilatokrasi' tingkat tinggi.

"Saya belum tahu manusia setengah dewa itu seperti apa. Belum tahu apakah SBY bahagia dengan sebutan itu. Atau ini tingkatan jilatokrasi tingkat tinggi. Belum bisa membayangkan manusia setengah dewa itu seperti apa," kata Pasek dalam pesan singkat, Selasa (23/12).

Pasek pun menampik anggapan Made yang menyatakan jika mayoritas pengurus DPD dan DPC Bali dukung SBY lagi jadi ketua umum. Pasek mempertanyakan klaim tersebut karena selama yang diketahuinya, DPD Bali belum pernah membahas soal kongres.

"Saya tidak tahu ngitungnya dari mana? Karena istri saya sebagai bendahara saja tidak tahu ada keputusan itu. Belum lagi pengurus lain yang sering dengan saya bilang tidak pernah diajak rapat ngomongin itu," cetus loyalis Anas Urbaningrum ini.

Pasek bahkan menyindir kepemimpinan Made sebagai Ketua DPD Demokrat Bali. Menurut dia, DPD Bali sudah tidak bisa mengumpulkan seluruh pengurus saat rapat.

"Yang saya tahu DPD Bali sudah tidak mampu buat rapat hadirkan semua pengurusnya yang berjumlah lebih 100an orang itu. Ya jualan klaim kan laris di musim seperti ini (jelang Kongres)," imbuh politisi asli Bali ini.

Sebelumnya, Partai Demokrat Bali menyuarakan agar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali memimpin Partai Demokrat untuk 5 tahun ke depan. Hal itu disampaikan Made Mudarta, Ketua DPD Demokrat Bali.

"SBY saat ini sebenarnya masih bertapa atau berpuasa dalam hal politik. Namun melihat kondisi partai dan ingin menyelamatkan partai, maka kami Demokrat Bali berharap SBY berkenan turun gunung dan menghentikan tapanya," kata Made Mudarta, di Denpasar Bali, Senin (22/12).

Dalam komentarnya di kantor Demokrat Bali, Renon Denpasar, Mudarta mengakui bahwa hingga saat ini SBY belum menyatakan langsung untuk kembali ingin memimpin partai Demokrat 5 tahun ke depan. "SBY belum menyatakan langsung untuk mengajukan diri sebagai Ketum. Dari kami yang memohon demi menyelamatkan partai yang saat ini gonjang ganjing," tegasnya.

Bahkan dirinya meyakinkan selama kepemimpinan SBY, banyak hal yang menunjukkan kesuksesannya. "Mimpin bangsa ini selama 10 tahun sangat sukses, apalagi mengurus partai," ujarnya.

Dia juga meyakinkan, keberadaan SBY di tubuh Partai Demokrat sudah terbukti memajukan dan mencerdaskan kader. "Sangat tidak berlebihan bahwa jika kami menyebut SBY adalah manusia setengah dewa. Kami yang sebelumnya tidak paham politik, namun kehadiran SBY mampu membuat kamu mengerti politik bahkan mencerdaskan para kader," aku Mudarta. [did]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini