SBY: Dengan pertolongan Tuhan, kita bisa hadapi tahun politik

Kamis, 21 Maret 2013 16:38 Reporter : Yulistyo Pratomo
sby. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai suhu politik akan semakin memanas. Dia menyebut ada dua arena yang akan dihadapi pemerintah menjelang pemilu, dan keduanya saling memiliki kaitan yang cukup erat.

"Arena pertama adalah eskalasi meningkatnya suhu politik berkaitan dengan pemilu. Hampir pasti terjadi. Sebagaimana yang terjadi tahun 2003-2004, dan juga 2008-2009, hampir pasti akan terjadi," ungkap SBY saat membuka Sidang Kabinet Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (21/3).

Terkait arena pertama, SBY mengajak seluruh pejabat dan peserta partai politik untuk segera bersiap-siap menghadapi tingginya eskalasi politik. "Insya Allah, dengan pertolongan Tuhan, kita bisa kelola sebagaimana yang kita lakukan di waktu yang lalu," tandasnya.

Selain itu, ada hal lain yang diwaspadai oleh presiden. Salah satunya adalah isu kudeta menjelang pemilu. Isu ini hangat diperbincangkan di media dengan berbagai narasumber.

"Pelaku-pelakunya kebetulan yang sedang menjadi pembicaraan hangat di arena politik sekarang ini bukan atau tidak sama dengan pelaku politik untuk pemilu tahun depan. Dan hal begini sangat bisa akan terjadi sampai pemilu 2014 mendatang selesai," keluh SBY.

Meski akan mengalami masa-masa berat menjelang pemilu, SBY kembali mengingatkan jajarannya di tingkat kementerian untuk tetap menjalani tugasnya masing-masing. Terutama untuk mengelola kebutuhan-kebutuhan rakyat.

"Rakyat bagaimanapun manakala kebutuhan sehari-harinya bisa dicukupi dan itu semua itu akan terjadi manakala ekonomi kita dapat kita kelola dengan baik, maka rakyat akan menjadi benteng di negeri kita ini menghadapi dinamika dan situasi politik seperti apapun dan itulah yang hendak kita tuju," ujar SBY. [has]

Topik berita Terkait:
  1. Pemilu 2014
  2. Presiden SBY
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.