SBY Cerita Pasang Surut Demokrat usai Dihantam Krisis Akibat Korupsi

Kamis, 9 September 2021 16:59 Reporter : Bachtiarudin Alam
SBY Cerita Pasang Surut Demokrat usai Dihantam Krisis Akibat Korupsi SBY. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menceritakan kilas balik Partai Demokrat di HUT ke-20 partai. Dia menyebut Demokrat bisa menjadi besar karena telah melewati krisis pada 2013.

Pada saat itu, Demokrat dilanda prahara besar. Sejumlah elite politik tersandung kasus korupsi. Mulai dari Ketua Umum Demokrat kala itu Anas Urbaningrum, Bendahara Umum Nazarudin dan petinggi lain ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Kasus ini terjadi 1 tahun jelang Pemilu 2014 dimulai.

Dampaknya, internal partai bergejolak. Elektabilitas Demokrat pun merosot imbas kasus tersebut. SBY kembali mengambil alih kepemimpinan partai. Menyelamatkan Demokrat dari potensi 'karam' di Pemilu.

"Kita akhirnya alhamdulillah bisa melewati krisis itu," kata SBY dalam keterangannya, Kamis (9/9).

SBY mengatakan Demokrat akhirnya keluar dari krisis karena beberapa faktor. Pertama, kata dia, adalah kepemimpinan yang cakap.

"Para pemimpinnya di samping cakap, tidak gamang, kemudian memiliki determinasi yang tinggi untuk mengatasi krisis itu kalau sedang berada di bawah harus seperti apa partai kita," ujar dia.

Kedua, loyalitas kader Demokrat untuk membantu mengatasi masalah. Kerja sama antara pemimpin, pengurus dan kader Demokrat dianggap mampu membuat partai bertahan hingga sekarang. Masalah besar yang terjadi di partai merupakan cara mengukur loyalitas kader Demokrat.

"Istilah saya menjadi bagian dari solusi dan bukan bagian dari masalah, maka paduan antara pemimpin dengan pengurus serta kader akan membuat semua yang dilakukan utk mengatasi krisis itu menjadi berhasil. Itu yang paling penting kalau kita bicara what lessons to be learned," kata Presiden ke-6 RI tersebut.

SBY berharap, para kader bisa menyikapi krisis-krisis yang terjadi untuk menjadi peluang. Dia juga berdoa para kader Demokrat tetap militan menghadapi krisis di masa yang akan datang.

"Meskipun kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, jangan lagi ada krisis-krisis besar tetapi kita harus siap menghadapi apa pun karena begitu lah kehidupan sebuah partai politik," tandas SBY. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini