'Satu-satunya keberhasilan Jokowi, melemahkan pemberantasan korupsi'

Senin, 26 Oktober 2015 15:12 Reporter : Al Amin
'Satu-satunya keberhasilan Jokowi, melemahkan pemberantasan korupsi' Jokowi terima kunjungan KPK. ©rusman/setpres

Merdeka.com - Roda pemerintahan di bawah komando Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah berjalan satu tahun. Beragam penilaian muncul terkait kinerja pemerintah setahun terakhir. Mulai dari bidang ekonomi, sosial, budaya, politik hingga hukum.

Kalangan pengamat maupun aktivis menyindir kinerja pemerintah di bidang hukum. Salah satunya soal pemberantasan korupsi.

"Menurut saya salah satu keberhasilan Jokowi dalam pemerintahannya adalah melemahkan pemberantasan korupsi," kata pengamat politik Lingkar Madani Ray Rangkuti menyindir, Senin (26/10).

"Ini terlihat dari respons beliau yang lamban dan tidak tegas soal konflik KPK dan Polri," ujarnya menambahkan.

Dalam pandangannya, sikap pemerintahan Jokowi berbanding terbalik dengan keinginan masyarakat yang menghendaki penguatan pada KPK. Sikap tersebut, lanjutnya dapat membuat publik berasumsi jika pemerintah tidak serius mendukung gerakan pemberantasan korupsi.

"Sikap yang terkesan mendukung pelemahan (pemberantasan korupsi) ini ditambah dengan tidak adanya kesungguhan pemerintah melakukan reformasi terhadap Polri dan Kejaksaan," katanya.

Selain permasalahan korupsi, Ray juga melihat permasalahan krusial di pemerintahan Jokowi-JK. Jokowi dinilai terkurung kepentingan partai pengusungnya yakni PDIP. Jokowi dinilai selalu mengedepankan kepentingan partai.

"Antara Pak Jokowi dan PDIP saling tekan menekan. Partainya terkesan ingin mengarahkan begini dan begitu. Di satu sisi presiden ingin menunjukkan ke publik bersikap untuk tidak terpengaruh (partai)," ujarnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini