Saran JK ke Prabowo: Etisnya Selalu yang Kalah Menghampiri

Selasa, 21 Mei 2019 14:34 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Saran JK ke Prabowo: Etisnya Selalu yang Kalah Menghampiri Jusuf Kalla Disambut Presiden Prancis Saat Hadiri KTT Paris. ©2019 REUTERS/Philippe Wojazer

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menerima hasil rekapitulasi KPU terkait Pemilu 2019. Dia juga menyarankan agar Prabowo mendatangi seterunya Joko Widodo untuk mengucapkan selamat.

"Etisnya selalu yang kalah menghampiri. Melapor yang menang," kata JK di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (21/5).

Dia juga mencontohkan sikapnya saat kalah pada 2009, dan langsung menelepon Susilo Bambang Yudhoyono. Dari sikap tersebut, JK juga meminta agar Prabowo berjiwa besar untuk menerima hasil Pemilu.

"Saya dulu waktu kalah dengan Pak SBY langsung telepon mengucapkan selamat dan saya menerima itu. Ya harus berjiwa besar. Kan cuma dua kemenangan dan kalah. Tidak ada yang seri," kata JK.

Sebelumnya, KPU telah menyelesaikan rekapitulasi suara di 34 provinsi. Hasilnya pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019. Jumlah suara sah tercatat 154.257.601. Sementara tidak sah 3.754.905.

"Pasangan nomor urut satu Joko Widodo dan Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan nomor urut dua, 68.650.239 atau 44,50 persen dari total suara sah nasional," ujar Komisioner KPU, Evi Novita Ginting, Jakarta, Selasa (21/5) dini hari.

Pasangan calon nomor urut 01 unggul di 21 provinsi dan pasangan nomor urut 02 unggul di 13 provinsi. Data resmi itu telah disahkan, tertanggal Senin 20 Mei 2019, sekitar pukul 24.00 WIB.

21 Provinsi dimenangkan oleh paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf adalah Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, Gorontalo, dan Papua.

Kemudian, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sulawesi Utara.

Sedangkan 13 provinsi sisanya, dimenangkan oleh paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga. Yaitu Bengkulu, Kalsel, Malut, Jambi, Sumsel, Sulteng, Sumbar, Banten, NTB, Aceh, Jabar, Sulsel, dan Riau.

KPU memberikan waktu 3X24 jam untuk mendaftarkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi. Setelah itu jika tidak ada gugatan, atau seluruh proses persidangan di MK telah selesai, maka KPU akan menetapkan pasangan terpilih. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini