Soal Amplop Kiai Zubair, Luhut Persilakan Jika Ada yang Lapor ke Bawaslu

Senin, 8 April 2019 12:15 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Soal Amplop Kiai Zubair, Luhut Persilakan Jika Ada yang Lapor ke Bawaslu Luhut Binsar Pandjaitan. ©2016 Facebook.com/Luhut Binsar Pandjaitan

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan kembali memberikan klarifikasi terkait beredarnya videonya tengah menyerahkan amplop kepada Kiai Zubair Muntasir. Luhut menjelaskan, amplop tersebut diberikan oleh dia dengan tujuan sebagai bentuk bantuan kepada Kiai Zubair karena kakinya baru saja diamputasi.

"Kakinya diamputasi. Saya bertemu di kediaman beliau. Saya memang niat bantu untuk berobat," kata dia, dalam acara Coffee Morning, di kantornya, Jakarta, Senin (8/4).

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini pun membantah bahwa pemberian amplop itu berkaitan dengan konstestasi politik di Pilpres 2019.

"Enggak ada niat mau kampanye. Sogok-sogok. Enggak benar itu," tegas dia.

Karena itu, dia mempersilakan jika ada pihak-pihak yang berniat melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) atas dugaan pelanggaran pemilu.

"Kalau ada yang bilang mau ke Bawaslu. Ya kemana saja silakan," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, meluruskan kabar miring terkait kunjungannya ke Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan, Madura. Kunjungan dilakukan Sabtu 30 Maret lalu.

Setelah kunjungan itu, beredar video saat Luhut memberikan amplop kepada pemimpin ponpes, Kiai Zubair Muntasir. Video itu viral setelah diunggah mantan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, dan ditambahkan keterangan 'Ini cara Jokowi membeli suara'.

Luhut memastikan kedatangannya ke Ponpes Nurul Cholil hanya untuk silaturahmi. Kebetulan dia juga mendengar kabar Kiai Zubair sedang sakit.

"Mengenai kunjungan ke Bangkalan, saya sengaja menjenguk KH Zubair Muntasor yang saya dengar memiliki masalah kesehatan. Tentu hal ini tidak patut saya ceritakan ke publik secara lebih mendetail karena privasi beliau," kata Luhut dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (5/4). [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini