Sandiaga puji sikap negarawan Prabowo minta maaf soal 'Tampang Boyolali'

Rabu, 7 November 2018 15:28 Reporter : Merdeka
Sandiaga puji sikap negarawan Prabowo minta maaf soal 'Tampang Boyolali' Dahnil Anzar bersama Prabowo dan Sandiaga bergaya kasual. ©2018 Merdeka.com/ instagram @dahnil_anzar_simanjuntak

Merdeka.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno memuji sikap calon presiden Prabowo Subianto, yang mau meminta maaf atas polemik "Tampang Boyolali". Menurut Sandi, permintaan maaf itu cerminan sikap negarawan Prabowo.

"Pak Prabowo kan orangnya sangat bijaksana, sangat negarawan. Kalau memang dia menyinggung perasaan dia meminta maaf pada saatnya dan dia sudah minta maaf, ya Alhamdulillah," ujar Sandiaga di kawasan Lebak Bulus, Rabu (6/11).

Sandiaga menjelaskan maksud dari pernyataan Prabowo yang akhirnya jadi polemik itu. Menurutnya, Prabowo sedang membahas masalah ketimpangan ekonomi, bukan untuk menghina pihak mana pun.

"Ini yang harus kita teladani, mudah-mudahan saya yakin kalau kita fokus untuk bicara masalah ekonomi khususnya ekonomi rumah tangga, kesenjangan itu, ketimpangan itu bisa kita perbaiki ke depan," katanya.

Sebelumnya, pada video yang beredar, Prabowo mengklarifikasi pernyataan istilah "tampang Boyolali sekaligus meminta maaf apabila pernyataannya itu menyinggung beberapa pihak.

Pernyataan klarifikasi Prabowo itu disampaikan melalui sebuah video yang diunggah oleh lewat akun twitter Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

"Cara saya kalau bicara familier, istilahnya mungkin bahasa sebagai seorang teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar paling hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan," jelas Prabowo.

Prabowo juga menjelaskan, saat itu dia bicara hampir satu jam. Tapi video yang beredar hanya dua menit. Konteks yang dibicarakan pada waktu itu terkait kondisi kesenjangan yang terjadi di Indonesia. Yang menurut dia, disparitas yang terjadi antara si kaya dan si miskin semakin lebar.

"Kalau saya tampang Bojong Koneng terima kasihlah. Ya tapi kalau saya, maksud saya tidak negatif, tapi kalau ada yang merasa tersinggung saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu," jelas Prabowo.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini