Sandiaga Bicara Hubungannya dengan Prabowo dan Gerindra

Minggu, 22 Januari 2023 01:26 Reporter : Aksara Bebey
Sandiaga Bicara Hubungannya dengan Prabowo dan Gerindra Sandiaga Uno Hadir di Peringatan Harlah PPP. ©2023 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno bicara hubungannya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Hubungan keduanya diberitakan panas karena kesiapan Sandiaga maju Pemilu 2024.

Padahal Gerindra sudah memutuskan Prabowo sebagai Capres. Ditambah, Sandiaga kerap menghadiri acara-acara parpol lain.

Sandiaga menegaskan, semua urusan mengenai Pilpres 2024 menunggu arahan dari Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Ia tidak ingin fokus partai terbelah, apalagi tahun ini krusial karena proses penentuan strategi pemenangan makin dipertajam.

"Sesuai arahan Pak Prabowo bahwa kita fokus pada tugas di kementerian, nanti masalah urusan politik atau penentuan itu adalah pimpinan partai akan mengambil keputusan," kata dia di Bandung, Sabtu (21/1) malam.

"Bahwa kita sudah berbagi tugas, hal tersebut (Capres) akan ditangani pimpinan dan saya tidak akan memberikan tambahan komentar. Karena ternyata setiap kali saya menjawab banyak yang menyalahartikan dan banyak kesalahpahaman. Tetapi yang penting komunikasi politik, silaturahmi ini terus berjalan apalagi kita memasuki tahap tahap terakhir dari tahapan pemilu dan konstelasi demokrasi," jelas dia.

Sandiaga Uno ditemui usai menjadi narasumber acara seminar bertajuk 'Dari UMKM Menuju Korporasi'. Selain dia, ada politisi PKS yang juga hadir, yakni Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Ahmad Heryawan (Aher) dan Anggota DPR RI dari PKS, Ledia Hanifa.

2 dari 2 halaman

Sandiaga Uno menyatakan, keberadaannya merupakan bagian dari tugasnya sebagai menteri. Tidak ada yang harus diperdebatkan saat dirinya menghadiri acara yang berhubungan dengan kapasitasnya.

Selain itu, dari sisi politik, hal ini bisa menjadi sarana untuk berkomunikasi dengan para politisi lain. Apalagi, dirinya dengan PKS memiliki hubungan emosional kuat dalam upaya pemenangan pada Pilpres 2019.

"Tapi saya yakin politik itu last minutes, sementara mengurus masyarakat itu menit ke menit jadi kita harus tetap hadir menyerap aspirasi dan beliau (Prabowo) juga mendorong untuk terus membangun silaturahmi, komunikasi politik, dan ini kan kawan-kawan lama saya," kata Sandiaga.

"Pak Aher ini keliling Jabar sama saya, tidur di mobil. Dapat ilmu banyak banget di tahun 2019, bu Ledia juga waktu di DKI Jakarta bahkan sempat berjuang bersama, jadi menurut saya ini adalah bagian daripada silaturahmi dan komunikasi politik kita harus mempersatukan, jangan dipecah belah," ia melanjutkan.

Pria yang pernah menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta ini memastikan semua tindak tanduk secara politik tetap mengikuti arahan partai. Artinya, tidak ada permasalahan antara dirinya dengan Prabowo Subianto.

"Dua jempol," ucap dia saat ditanya komunikasi dan hubungan dengan Prabowo Subianto.

Di tempat yang sama, Aher pun menegaskan hubungan pertemanan dengan Sandiaga Uno tetap terjaga. Namun, ia belum mau membahas soal kemungkinan dipasangkan.

"Dua-duanya (Aher dan Sandiaga) adalah kawan, artinya adalah teman. Ini yang paling jelas. Semua kemungkinan masa depan itu namanya kemungkinan," ucap dia singkat. [rnd]

Baca juga:
Serius Berkoalisi, Prabowo dan Cak Imin Segera Resmikan Sekber Gerindra-PKB
PKB Bakal Minta Masukan Ulama Jika Cak Imin Tak Jadi Cawapres Prabowo
Komunikasi Intens Jelang Resmikan Sekber, Prabowo-Cak Imin Deklarasi Capres-Cawapres?
Mantan Asisten Prabowo Subianto Siap Maju Pilkada Kabupaten Bogor 2024
Ijtima Ulama Dorong Cak Imin jadi Pemimpin, PKB Harap Gerindra Menerima
Ruang Kerja Fraksi Gerindra Turut Digeledah KPK

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini