Sampai dinihari, rekapitulasi Pilgub Jatim di Surabaya tuai banyak protes

Jumat, 6 Juli 2018 06:16 Reporter : Moch. Andriansyah
Sampai dinihari, rekapitulasi Pilgub Jatim di Surabaya tuai banyak protes rekapitulasi pilgub jatim di Surabaya. ©2018 Merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Meski sudah berlangsung sekitar 12 jam lebih, Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilgub Jawa Timur 2018 di Kota Surabaya yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB hingga jelang dinihari, belum juga kelar, Kamis (5/7) malam.

Molornya proses penghitungan suara Pilgub Jawa Timur 2018 di 31 kecamatan, di Kota Surabaya ini karena banyaknya protes dilayangkan saksi pasangan calon (Paslon).

Seperti protes yang dilayangkan Sukadar, saksi Paslon urut dua, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno misalnya. Sukadar protes karena ada pengurangan suara pada Paslon urut dua. Dia meminta hasil penghitungan di TPS 1 sampai 15 Kelurahan Pucang Sewu dibacakan ulang.

Tak berhenti di situ, protes kembali dilayangkan saat penghitungan surat suara di Kecamatan Tambaksari. Meski sudah larut malam. Sukadar menengarai adanya perbedaan jumlah surat suara dalam kotak dengan jumlah pemilih yang nyoblos.

Nah, karena banyaknya protes dari saksi inilah, sekitar pukul 23.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Surabaya terpaksa menskors plenonya sambil menunggu PPK Kecamata Tambaksari mengambil kotak suaranya dan membuka form C7 di tengah-tengah rapat.

Kendati diwarnai protes dan terpaksa diskors, Komisioner KPUD Surabaya Divisi Teknis, Nurul Amalia yang sekaligus pimpinan rapat, memastikan kalau pleno tetap harus dituntaskan. "Tidak perlu sampai besok. Tidak akan ada penundaan. Pokoknya lanjut," tegas Nurul di sela masa skors.

Sekadar tahu, dari rekapitulasi surat suara hasil Pilgub Jawa Timur di 31 kecamatan di Kota Surabaya, tinggal masalah di Kecamatan Tambaksari yang belum tuntas. "Nanggung kalau ditunda. Kurang sedikit, hanya tinggal menunggu form C7 dari kecamatan yang bermasalah. Kan hanya tinggal itu saja (Kecamatan tambaksari)," tandasnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini