Saling Sindir Jokowi vs Prabowo Jelang Debat Capres

Rabu, 16 Januari 2019 06:20 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
Saling Sindir Jokowi vs Prabowo Jelang Debat Capres Deklarasi Kampanye Damai Jokowi dan Prabowo. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Menjelang debat capres, Capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto saling sindir. Debat Capres perdana kali akan digelar pada 17 Januari 2019.

Debat perdana akan mengambil tema tentang penegakan hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Sebelum panas dalam panggung debat capres, Jokowi dan Prabowo Subianto sudah saling sindir menjadikan suhu politik makin menghangat. Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Jokowi: Pemimpin Harus Berpengalaman

Jokowi sapa pendukung Alumni UI. ©2019 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Saat Jokowi hadir dalam acara Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Amin, Jokowi sempat menyebut pemimpin itu harus berpengalaman. Jokowi mencontohkan dirinya pernah menjadi wali kota, gubernur hingga presiden.

"Dari dunia bisnis masuk ke dunia pemerintahan. Apa yang saya alami saat itu? Saya terkaget-kaget, saya harus banyak belajar dan saya di awal-awal itu betul-betul pusing karena memang belum memiliki pengalaman memerintah di pemerintahan. Itu yang saya sampaikan di awal lagi, diperlukan pengalaman dalam memerintah. Apalagi seperti negara besar seperti Indonesia ini. Jangan coba-coba dong," tegas Jokowi.

"Itulah yang dinamakan begitu sangat pentingnya pengalaman dalam berpemerintahan. Di sebuah kota saja saya memerlukan waktu setahun sampai dua tahun untuk belajar. Apalagi yang belum punya pengalaman langsung mengelola negara. Butuh waktu berapa tahun pertanyaan saya," sindir Jokowi yang disambut riuh para alumni universitas yang hadir saat itu.

2 dari 4 halaman

Prabowo Sebut Indonesia Terus Utang

Prabowo Subianto. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Dalam pidatonya 'Indonesia Menang' di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (14/1/2019), Prabowo menyebut utang luar negeri Indonesia tak produktif. Ia menilai utang itu untuk bayar gaji PNS. "Negara terus menambah utang untuk bayar utang, dan menambah utang untuk membayar kebutuhan rutin pemerintahan yaitu membayar gaji pegawai negeri," kata Prabowo.

Tak hanya itu saja, ia juga menyebut BUMN akan bangkrut karena utang. "Kami akan pastikan bahwa utang Pemerintah tidak terus membengkak, apalagi membahayakan posisi keuangan Negara," kata Prabowo.

3 dari 4 halaman

Prabowo Sindir Indonesia Bubar 2030

pidato prabowo soal indonesia bubar 2030. ©2018 Merdeka.com/facebook gerindra

Dalam pidatonya yang tersebar di laman Facebook Gerindra, 19 Maret 2017 lalu, Prabowo menyebut Indonesia akan bubar tahun 2030. "Saudara-saudara. Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," kata Prabowo.

4 dari 4 halaman

Saling Sindir Soal Indonesia Bubar

Capres Prabowo Subianto. ©2018 Merdeka.com

Saat Jokowi hadir di Deklarasi Alumni UI untuk Jokowi-Amin di Jakarta, Sabtu (12/1) lalu, Jokowi menyebut pemimpin Indonesia harus optimisme. "Kita harus optimis, kita harus optimis, kita harus optimis! Jangan sampai ada pesimisme di antara kita. Jangan sampai ada yang bilang Indonesia bubar! Gak ada! Jangan sampai ada yang bilang Indonesia punah! Tidak ada! Tidak ada! Saya katakan tidak ada. Kita harus optimis," tegas Jokowi.

Prabowo juga menanggapi pernyataan Jokowi. Prabowo malah kembali menyindir soal optimisme tersebut. Prabowo mengatakan bangsa Indonesia tidak akan pernah bisa optimis jika negara tidak mampu membela dan memenuhi hak warganya.

"Ada yang mengatakan jangan pesimis, harus optimis. Indonesia katanya akan bertahan 1.000 tahun lagi. Saudara-saudara, saya bertanya, apakah negara yang tidak mampu membayar rumah sakit, tidak mampu menjamin makan untuk rakyatnya, tidak membela petani, nelayan, pekerja, tentaranya tidak kuat, bisa bertahan 1.000 tahun?" kata Prabowo. [has]

Baca juga:
Komnas HAM Tak Masukkan Kasus Novel & Penculikan Aktivis di Soal Debat Capres
Kumpul Dengan Ketum Parpol, Jokowi Bahas Evaluasi Kerja Bukan Debat
Soal Isu Penculikan, Desmond Harap Prabowo Tak Sebut Nama Wiranto di Debat
Jokowi Kumpul Dengan Ketum Parpol Pendukung Bahas Persiapan Debat Capres
Ketum Golkar Kasih Masukan ke Jokowi Soal Debat Capres Perdana
Jelang Debat Perdana, Jokowi 'Ngopi' dengan Ketum Parpol Koalisi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini