Safari Anies Terganjal Izin, PKS Ingatkan Hak Politik Warga Negara

Kamis, 1 Desember 2022 15:19 Reporter : Alma Fikhasari
Safari Anies Terganjal Izin, PKS Ingatkan Hak Politik Warga Negara Sosok Tukang Cukur Novan Rumahnya Didatangi Anies Baswedan, Dianggap Seperti Saudara. ©2022 Merdeka.com/instagram.com/aniesbaswedan

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyayangkan sikap pemerintah daerah (Pemda) Aceh yang mencabut izin kegiatan Anies Baswedan di Taman Ratu Safiatuddin. Rencananya, Anies menggelar jalan santai dan silaturahmi dengan warga Aceh dalam safari politiknya.

Juru Bicara PKS M. Kholid mengingatkan soal hak politik setiap warga negara. Baik itu hak politik pendukung maupun Anies Baswedan yang telah diusung oleh Partai NasDem sebagai calon presiden (capres) 2024.

"Kami sangat menyayangkan dengan kebijakan pencabutan izin tersebut. Adalah hak politik warga dan relawan untuk memberikan dukungan kepada Pak Anies. Karena itu adalah ekspresi demokrasi yang dijamin dan dilindungi oleh UU," kata Kholid, saat dikonfirmasi, Kamis (1/12).

Padahal, kata Kholid, kegiatan Anies Baswedan di Aceh, sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Menurutnya, acara Anies juga bermaksud untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Apalagi jika proses perizinan dilakukan secara formal, kegiatan jelas, penyelenggara jelas dan bersifat edukasi politik," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Taman Seni dan Budaya, mencabut izin pemakaian Taman Ratu Safiatuddin untuk kegiatan Anies Baswedan dalam safari politiknya ke Banda Aceh.

Pencabutan izin ini berdasarkan surat yang diteken Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya, Azhadi Akbar, pada Senin (28/11) lalu.

Dalam surat itu tertulis pada 25 November, UPTD Taman Seni dan Budaya telah mengeluarkan izin pemakaian Taman Ratu Safiatuddin untuk jalan santai dan silaturahmi bersama Anies Baswedan, yang rencananya akan dihelat pada Sabtu 3 Desember mendatang.

"Izin penggunaan area Taman Ratu Safiatuddin dicabut, karena kegiatan saudara tidak sesuai dengan ketentuan Surat Perizinan yang kami keluarkan pada poin 2 ayat (a) dan (b)," bunyi poin surat.

Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal, membenarkan pihaknya telah mencabut izin acara Anies Baswedan yang diinisiasi Partai NasDem itu di taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh. Dia mengatakan pencabutan izin ini karena area taman sedang dalam tahan renovasi.

"Pencabutan izin ini dikarenakan lokasi yang ditujukan sedang tahap rehabilitasi dan perawatan. Oleh sebab itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan," kata Almuniza.

Rencananya, Anies Baswedan tiba di Aceh pada Jumat 2 Desember. Dia dijadwalkan akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Selanjutnya bertemu dengan Wali Nanggroe Aceh.

Keesokan harinya, Sabtu 3 Desember, panitia dari Partai NasDem Aceh menggelar jalan santai bareng Anies dan dilanjutkan dengan orasi calon presiden yang diusung partai besutan Surya Paloh itu. [tin]

Baca juga:
Usai Terganjal Izin Tempat, Surat Rekomendasi Kegiatan Anies di Aceh Dicabut Polisi
Analisis Burhanuddin Muhtadi: Alasan Anies Kini Kalahkan Prabowo di Survei
Safari Politik Anies di Aceh Terganjal Izin, NasDem Minta Pemda Tak Hambat Demokrasi
Izin Penggunaan Taman Ratu Safiatuddin Dicabut, Anies Tetap Safari Politik di Aceh
NasDem Ungkap Kegiatan Anies Baswedan Kerap Dihentikan Pemda
Safari Politik Anies Baswedan di Aceh Terhambat Izin
Safari Anies Baswedan di Aceh Terganjal Izin Pemakaian Taman Ratu Safiatuddin

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini