Romo Benny: Dibutuhkan Mental Pelayan Publik bukan Ndoro yang Dilayani

Selasa, 16 Juli 2019 09:32 Reporter : Merdeka
Romo Benny: Dibutuhkan Mental Pelayan Publik bukan Ndoro yang Dilayani Romo Benny Susetyo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo menyampaikan bahwa apa yang diutarakan oleh presiden terpilih dalam Pilpres 2019, Joko Widodo pada Minggu, 14 Juli 2019 lalu merupakan ajakan untuk mengubah pola pikir atau mindset. Perubahan pola pikir tersebut, kata Benny, terutama bagi para pelayan rakyat alias para abdi negara.

Menurut pengarang buku Vox Populi Vox Dei itu, selama ini para pelayan publik di Indonesia memiliki mental feodal warisan penjajahan. Mental yang selalu ingin dilayani bukan melayani.

"Dibutuhkan birokrasi mental pelayan publik bukan mental ndoro yang dilayani," tegasnya saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Senin (15/7).

Kata Romo, saat ini kita dihadapkan pada tiga tantangan yang siap menghadang. Tantang pertama ialah mengenai penguasaan akan teknologi, lalu pengetahuan, dan Informasi. Maka, Romo melanjutkan, era ini dikenal sebagai era digitalisasi.

DDi era digitalisasi ini, marwah Pancasila mesti dilibatkan dalam segala tindak-tanduk para pemangku kebijakan maupun abdi negara. Karena dengannya, lanjut Romo, para pelayan publik itu bisa memuliakan manusia sebagaimana yang diamanatkan dalam setiap napas Pancasila.

"Membumikan Pancasila dalam era persaingan global, menciptakan etos memuliakan manusia ketika para pejabat publik menjadi pelayan publik," katanya.

Maka dari itu, Romo kembali melanjutkan, untuk menopang hal itu dibutuhkan perubahan sikap dan pandangan para pelayan publik dari yang pada awalnya bersikap statis menjadi responsif dan inisatif.

"Dibutuhkan perubahan paradigma pejabat publik yg menjemput bola dengan birokrasi menjalankan fungsi perubahan," ujar Romo.

"Lewat tata kelolah yang efisien," imbuhnya.

Reporter: Yopi Makdori [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Wawancara Romo Benny
  2. Jokowi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini