KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Rhoma: Tahun 2009 saya dilamar jadi Wapres, tapi saya tolak

Senin, 12 November 2012 12:35 Reporter : Arbi Sumandoyo
rhoma irama. kapanlagi.com/hendra gunawan

Merdeka.com - Raja dangdut Rhoma Irama mengaku bukan tahun ini saja ditawari untuk maju di Pilpres. Pedangdut yang berjuluk 'Satria Bergitar' ini mengaku pernah ditawari menjadi calon wakil presiden (Cawapres) oleh sebuah parpol pada tahun 2009 lalu.

"Memang saya pernah didorong, pernah 2004 saya tidak bersedia. Tahun 2009 saya dilamar Wapres, tapi saya tidak bersedia," ujar Rhoma Irama saat berbincang dengan merdeka.com melalui sambungan telpon, Senin (12/11).

Lalu mengapa kini dirinya menerima pinangan dari para ulama? Dituturkan Rhoma, bahwa pencalonan tersebut dilayangkan langsung oleh para ulama sejak Pilkada DKI beberapa bulan lalu. Ulama tersebut ada yang mengajaknya melalui telepon dan juga ketemu langsung.

Alasan para ulama mengusungnya untuk maju dalam 2014 nanti, dia mengatakan bahwa masyarakat Indonesia membutuhkan figur yang mampu mengatasi masalah bangsa.

"Ulama sendiri konfirmasi ke saya, mereka bilang saya harus maju untuk Indonesia, karena Indonesia membutuhkan satu figur untuk mengatasi masalah-masalah bangsa," imbuhnya. [hhw]

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.