Rencana Sandiaga Hapus UN Sempat Diperdebatkan di Internal BPN

Senin, 18 Maret 2019 17:00 Reporter : Merdeka
Rencana Sandiaga Hapus UN Sempat Diperdebatkan di Internal BPN Priyo Budi Santoso. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno berkomitmen menghapus sistem Ujian Nasional (UN) pada sistem pendidikan di Indonesia. Dia beralasan, mahalnya biaya digelontorkan, tidak setara dengan antusiasme pelajar kala dihadapkan dengan UN.

Bila terpilih, Sandiaga tak langsung dapat meniadakan UN secara semaunya. Mantan Wagub DKI ini akan berhadapan dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 yang mengatur tata kelola pendidikan Indonesia, termasuk UN.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Priyo Budi Santoso menjelaskan, pihaknya sudah mempertimbangkan mengenai rencana penghapusan UN tersebut. Karenanya, rencana revisi akan menjadi tindakan utama untuk meniadakan UN dan diganti menjadi sistem ujian sesuai minat dan bakat masing-masing pelajar.

"Kami akan merevisi sesuai apa dengan apa gagasan kami," katanya di Media Center BPN, Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (18/3).

Dia mengaku, gagasan Sandiaga dalam debat terkait penghapusan UN, menjadi perdebatan di kalangan internal BPN. Sejumlah tokoh pendidikan diundang BPN untuk berdiskusi, mengungkap pandangan pro dan kontra. Namun menurut dia, apa yang dinyatakan Sandiaga dalam debat adalah sebuah keputusan pemimpin.

"Apa yang dikeluarkan Bang Sandi adalah pilihan seorang pemimpin, dia yang mengumumkan sebagai pilihannya," tegasnya.

bila gagasan penghapusan UN ditolak saat Prabowo-Sandiaga menjabat, menurut Sekjen Partai Berkarya ini, pihaknya akan mengumumkan ke publik bahwa hal tersebut masih ditentang dan kandas direalisasikan.

"Kalau partai-partai oposisi tidak berkehendak, karena mengubah UU itu tergantung DPR, kalau DPR dikuasai dengan yang menentang, tinggal presiden umumkan ke rakyat gagasannya masih kandas di Parlemen," tutup Priyo.

Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini