Relawan: Anies Baswedan Cocok dengan KIB, Visinya sama Setop Politik Identitas

Sabtu, 28 Mei 2022 16:35 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Relawan: Anies Baswedan Cocok dengan KIB, Visinya sama Setop Politik Identitas Anies Baswedan. Instagram/aniesbaswedan ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Relawan Bala Anies mendukung pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam persiapan Pemilu 2024. Koalisi yang terdiri dari Golkar, PAN dan PPP tersebut dinilai memiliki visi yang sesuai dengan sosok Anies Baswedan.

Misalnya saja, menyudahi polarisasi dan politik identitas yang selama ini terjadi di tengah masyarakat. Bala Anies ikut mendorong seluruh elemen bangsa menghindari polarisasi politik dan penggunaan politik identitas.

"Cocok, polarisasi dan politik identitas harus dihentikan. Semua dirugikan. Dan kami, relawan Anies memang begitu, sudah mengarah untuk menghindari polarisasi," ujar Sismono saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (28/5).

2 dari 5 halaman

Sismono mengklaim, tidak ada polarisasi di masyarakat dan praktik politik identitas selama Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jakarta menjadi kota paling toleran dan semua agama diberikan hak dan kebebasan tanpa membedakan satu dengan yang lain.

Karena itu, Sismono menilai, Anies Baswedan cocok dengan semua kelompok atau koalisi partai manapun termasuk KIB.

"Yang pasti relawan Anies melihat pak Anies Baswedan itu tokoh nasionalis, tokoh religius, dan mau di partai apapun, koalisi apapun, pasti cocok,” tambahnya.

3 dari 5 halaman

Sismono menjelaskan, terdapat kesamaan platform antara ketiga partai pendiri KIB dengan Anies Baswedan sebagai sosok nasionalis religius. PPP mewakili kelompok agama, Golkar dengan kelompok nasionalis dan PAN semi nasionalis religius.

Belum lagi, hubungan pimpinan partai dengan Anies Baswedan selama ini terbilang sangat baik. Siswono teringat saat Ketua PAN Zulkifli Hasan memuji Anies Baswedan saat Salat Id di JIS lalu. Begitu juga akar rumput PPP yang menginginkan Anies Baswedan menjadi presiden.

"Sebagian kader Golkar juga menginginkan yang sama, meski ketumnya menjadi calon. Tapi kita tidak GR lah, apakah mereka mau mengusung Anies atau tidak, partai kan berubah-ubah, tapi yang pasti pak Anies, kelompok manapun, partai manapun, Insya Allah cocok," tambahnya.

4 dari 5 halaman

Siswono berpendapat, munculnya koalisi partai merupakan bumbu demokrasi. Setiap partai punya kewenangan melakukan apapun untuk strategi pemenangan dan peningkatan elektabilitas partai.

Dia mengatakan, pihaknya tidak begitu terlalu fokus dan terpancing atau pun untuk menjadi bagian dari bumbu demokrasi koalisi tersebut.

Dia menduga ke depan akan muncul lagi koalisi partai dalam rangka memenuhi presidensial threshold 20 persen. "Koalisi itu hak demokrasi, bisa jadi yang tiga ini (KIB) partai yang ikut bertambah atau berkurang. situasi bertambah atau berkurang itu hal biasa," tegasnya.

5 dari 5 halaman

Sismono percaya diri partai atau koalisi apapun di masa mendatang akan melirik dan mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024.

KIB sendiri meski telah memenuhi syarat presidential threshold, hingga saat ini belum mengumumkan siapa capres yang akan diusung. Namun Partai Golkar sebagai partai dengan kursi terbanyak dalam koalisi, tetap mendorong Ketua Umum Airlangga Hartarto untuk maju.

Sementara PAN, mendorong sang ketua umum Zulkifli Hasan untuk ikut kontestasi dalam Pilpres 2024. KIB sepakat, penentuan capres dan cawapres akan dibahas bersama.

[rnd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini