Rayu Parpol Koalisi Prabowo, PKS Ingatkan Oposisi Pekerjaan Mulia

Senin, 1 Juli 2019 16:06 Reporter : Ahda Bayhaqi
Rayu Parpol Koalisi Prabowo, PKS Ingatkan Oposisi Pekerjaan Mulia Prabowo-Sandiaga terima hasil putusan MK. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berpendapat, partainya lebih condong menjadi oposisi pemerintah. Karena itu dia berharap, partai koalisi pengusung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tetap bersama-sama sebagai kubu penyeimbang pemerintah.

"Harapannya sama dengan Gerindra, rekan-rekan PAN, Demokrat, Berkarya yang selama 9-10 bulan sudah membangun chemistry kita lanjutkan, dan ini juga baik," kata Mardani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/7).

Salah satu alasan mengajak parpol koalisi berada di luar pemerintahan karena pemilih Prabowo selaras dengan pemilih PKS. Yakni pemilih yang antitesa terhadap pemerintahan Jokowi.

"Dia ingin menjadi antitesa dari pemerintahan pak Jokowi," ucapnya.

Mardani mengatakan, tidak ada intervensi terhadap partai lain agar tetap menjadi oposisi. Namun, dia terus mengajak rekan partai koalisi untuk kembali berjalan beriringan sebagai oposisi pemerintah.

"Kami bicara di ruang publik, ayo semua rekan-rekan koalisi 02 kita sudah bubar, kita bertransformasi jadi koalisi, kita sama-sama bangun negeri ini walaupun jadi oposisi tapi tetap itu pekerjaan yang mulia," kata Mardani.

Sementara itu, PKS sendiri belum memutuskan secara resmi menjadi oposisi. "Kalau resminya menunggu musyawarah Majelis Syuro PKS tetapi saya pribadi oposisi kritis dan konstruktif pilihan paling rasional dalam kondisi sekarang," ucapnya. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini