Rapat pleno KPU Makassar ricuh, anggota Panwascam diamankan polisi

Jumat, 6 Juli 2018 13:01 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Rapat pleno KPU Makassar ricuh, anggota Panwascam diamankan polisi Rapat Pleno KPU Makassar. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Baru 10 menit berlangsung, rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilwalkot Makassar yang digelar KPU Makassar di hotel Max One, Makassar, Jumat (5/7) sudah diwarnai keributan.

Agar tidak berkelanjutan, seorang anggota Panwascam diamankan namun hal ini mengundang reaksi protes dari Bawaslu Makassar. Akibatnya rapat pleno yang dipimpin Ketua KPU Makassar, Syarif Amir diskorsing hingga pukul 14.00 wita.

Rapat itu awalnya diagendakan mulai pukul 09.00 Wita, namun molor hingga pukul 11.30 Wita. Hingga akhirnya terjadi keributan yang berawal dari Sekretaris KPU Makassar, Sabri. Dia memprotes seorang Panwascam dari Kecamatan Sangkarrang karena berada di sisi operator KPU Makassar yang mengelola tayangan perolehan suara pada slide.

Protes dari Sabri didukung oleh Rahman Pina dan Busranuddin Baso Tika, dua saksi dari paslom nomor urut 1, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi. Polisi pun mengamankan Panwascam dari Sangkarrang ini. Karena Panwascam dikeluarkan dari ruangan, Ketua Bawaslu Makassar, Nursari memprotes. Akhirnya rapat pleno diskorsing.

Padahal rapat pleno ini baru menyelesaikan penghitungan suara dari dua kecamatan yang dihitung semalam, Kamis, (5/7) hingga pukul 00.30 Wita. Kedua Kecamatan itu adalah Kecamatan Biringkanaya dengan perolehan suara paslon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi sebanyak 36.092 suara. Sementara kolom kosong meraih 39.320 suara. Lalu Kecamatan Kepulauan Sangkarang, paslon Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi meraih suara 3.261. Lalu suara kolom kosong sebanyak 3.645 suara.

"Tidak salah Panwascam kami berada di dekat operator yang menginput data karena memang itu tugasnya awasi proses. Saya protes juga karena sekretaris KPU, Sabri saat menegur langsung memukul kepala panwascam itu," kata Ketua Bawaslu Makassar, Nursari.

Sementara itu, pada Kamis (5/7) malam, KPU Makassar telah menyelesaikan rekapitulasi, penghitungan dan penetapan suara Pilgub Sulsel yakni Paslon no 1 Nurdin Halid-Aziz Qahhar (123.994 suara), paslon no 2 Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo (96.964 suara), paslon no 3 Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman peroleh (277.144 suara) dan paslon no 4 Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (73.096 suara). Dengan demikian suara paslon no 3 yang unggul. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini