Rapat Paripurna DPR Hanya Dihadiri 85 dari 560 Anggota Dewan

Selasa, 16 Juli 2019 11:23 Reporter : Ahda Bayhaqi
Rapat Paripurna DPR Hanya Dihadiri 85 dari 560 Anggota Dewan Rapat Paripurna DPR. ©2019 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - DPR menyelenggarakan rapat paripurna ke-22 masa persidangan V Tahun 2018-2019, pada Selasa (16/7). Pantauan di ruang sidang, banyak bangku kosong yang tidak ditempati anggota dewan.

Pimpinan sidang, Wakil Ketua MPR Agus Hermanto menyatakan, 85 anggota hadir sementara 220 izin. Dari total anggota dewan sebanyak 560 orang.

"85 hadir dan 220 izin," ucap Agus di lokasi.

Agus menyatakan rapat memenuhi kuorum dan menyatakan rapat paripurna dibuka. Pimpinan yang hadir terlihat dua orang, Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua DPR Agus Hermanto.

"Bismillah rapat kami buka dan terbuka untuk umum," kata Agus.

Adapun ada empat agenda rapat paripurna:

1. Tanggapan Pemerintah Terhadap Pandangan Fraksi Fraksi Atas Rancangan Undang-Undang Tentang Pertanggungjawaban Atas Pelaksanaan APBN (P2APBN) Tahun Anggaran 2018.
2. Laporan Komisi I DPR RI Terhadap Uji Kepatutan dan Kelayakan Terhadap Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Periode 2019-2022.
3. Pendapat Fraksi-Fraksi Atas Rancangan Undang-Undang Usul Badan Legislasi DPR RI tentang Penanggulangan Bencana Dilanjutkan dengan Pengambilan Keputusan Menjadi Rancangan Undang-Undang Usul DPR RI
4. Laporan BKAKN DPR RI Tentang Telaahan Terhadap Hasil Pemeriksaan BPK RI Terkait dengan Dana Desa dan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2014-2018.
5. Pembicaraan Tingkat II/Pengambilan Keputusan Terhadap RUU Tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sisnas Iptek
6. Pengesahan Perpanjangan Pembahasan 4 RUU Yaitu, RUU Tentang Ekonomi Kreatif, RUU Tentang Larangan Minuman Beralkohol, RUU Tentang Pertambakauan, dan RUU Tentang Daerah Kepulauan.

Pada rapat paripurna ini juga akan dibacakan surat permintaan pertimbangan DPR tentang amnesti Baiq Nuril oleh Presiden Joko Widodo. Surat tersebut diserahkan oleh Jokowi pada Senin (15/7). [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini