Rapat dengan Setneg, Setkab dan KSP, Komisi II akan Tanyakan soal Relawan Jokowi

Rabu, 13 November 2019 10:10 Reporter : Merdeka
Rapat dengan Setneg, Setkab dan KSP, Komisi II akan Tanyakan soal Relawan Jokowi Yaqut Cholil Qoumas. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Komisi II DPR akan menggelar rapat kerja dengan Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet dan Kepala Staf Kepresidenan hari ini di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Rapat hari ini adalah pertemuan pertama komisi II dengan mitra kerjanya tersebut. Wakil Ketua Komisi II Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, agenda hari ini membahas rencana strategis dari Kementerian Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet dan Kantor Staf Presiden.

"Pembahasan soal tupoksi dan penganggaran," kata Yaqut saat dikonfirmasi, Rabu (13/11).

1 dari 1 halaman

Bahas Isu-isu Aktual

Selain itu, pihaknya juga akan membahas terkait isu-isu aktual yang saat ini berkembang. Salah satunya terkait akomodasi para relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf dalam kabinet Indonesia Maju.

"Mungkin yang berkembang nanti ya terkait akomodasi para relawan," ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut ada perubahan struktur di institusi yang saat ini dipimpinnya. Moeldoko akan didampingi oleh seorang Wakil Kepala Staf.

"Perubahan itu terjadi nanti ada wakil Kastaf," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

Menurut dia, Perpres baru mengenai Kantor Staf Presiden (KSP) saat ini tengah disusun. Moeldoko menjelaskan penambahan posisi ini berdasarkan pertimbangan beban kerja. Pasalnya, KSP diberi tambahan kerja sebagai delivery unit.

"Mungkin ada pertimbangan beban kerja. nanti wakil staf lebih ke delivery unit. Kastaf lebih ke policy-nya (kebijakan). Akan kita bagi seperti itu," kata Moeldoko.

Wakil kepala staf adalah posisi baru di periode kedua pemerintahan Jokowi. Sebelumnya, Moeldoko hanya didampingi oleh lima deputi dalam menjalankan tugasnya sebagai KSP.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com [bal]

Baca juga:
DPR Buka Opsi Pilkada Langsung Hanya di Kabupaten/Kota
Rapat Dengan DPR, KPU Usul Aturan Larangan Eks Koruptor Maju Pilkada Ada di PKPU
Fakta Menggiurkan Parkir Liar Jadi Rebutan & Hasilkan Uang Jutaan Rupiah
Johan Budi Dukung Eks Napi Korupsi Dilarang Maju Pilkada
Johan Budi Tegur Mendagri Tito Datang Terlambat di Raker Komisi II
Gerindra akan Tanya Soal Pemekaran Papua Saat Rapat Komisi II dengan Mendagri

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini