Rapat Dengan DPR, KPU Diminta 'Cool' Bukan Malah Ikut Buat Gaduh

Rabu, 9 Januari 2019 13:03 Reporter : Sania Mashabi
Rapat Dengan DPR, KPU Diminta 'Cool' Bukan Malah Ikut Buat Gaduh herman khaeron. ©2017 Merdeka.com/dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron mengkritisi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kata dia, KPU terlalu sering membangun opini di masyarakat, terutama terkait hoaks tujuh kontainer yang berisi surat suara tercoblos pada gambar pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

"Saya melihat statement KPU tidak layak, tidak pas. Ini semata-mata partisipasi rakyat yang harus ditangkap (diterima), dibersikan, diclearkan," kata Herman dalam rapat Komisi II bersama Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (dukcapil) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/1).

Herman menilai, KPU turut serta dalam kegaduhan dalam menangani kasus hoaks tujuh kontainer tersebut. Dia berharap, penyelenggara pemilu tidak ikut meramaikan apalagi menggiring opini di masyarakat dan menangani masalah dengan lebih Berwibawa.

"Melihat situasi yang semakin gaduh penyelenggara pemilu juga membuat gaduh," ujarnya.

"Menurut saya KPU harus lebih cool. KPU sebaiknya lebih baik bekerja dengan menunjukkan kinerja yang baik," sambungnya.

Selain itu, Herman juga menyayangkan KPU yang membatalkan jadwal pemaparan visi-misi pada 9 Januari. Menurut dia, KPU harusnya berkonsultasi dengan DPR dibanding membuat kesepakatan dengan kedua kubu pasangan capres-cawapres Pilpres 2019.

"Rasanya ini juga menjadi hal yang tidak pas dilakukan KPU justru integritas kapabilitas dipertanyakan karena hal yang sudah diputuskan dibatalkan," ucapnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini