Rapat bahas pilkada serentak, Jokowi tanyakan islah Golkar dan PPP

Kamis, 23 Juli 2015 14:33 Reporter : Muhammad Sholeh
Rapat bahas pilkada serentak, Jokowi tanyakan islah Golkar dan PPP Rapat Kabinet Kerja. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas membahas persiapan pilkada serentak Kantor Kepresidenan. Jokowi menanyakan sejumlah persiapan dari berbagai pihak terkait, termasuk perkembangan islah dua partai yang sedang dilanda konflik internal, Golkar dan PPP.

Jokowi berharap Pilkada serentak yang bakal dilaksanakan pada tanggal 9 Desember nanti dapat berjalan dengan lancar dan aman. Rapat terbatas mengenai pilkada serentak sendiri sudah pernah dilaksanakan pada bulan Juni lalu.

"Terakhir rapat pada 8 Juni lalu, sore ini saya ingin mendengar laporan kemajuan mengenai yang kita bicarakan," kata Jokowi dalam pengantarnya membuka ratas di Istana, Jakarta, Kamis (23/7).

Beberapa hal yang ingin dipastikan Jokowi adalah masalah biaya keamanan. Tak hanya itu, Jokowi juga ingin memastikan kondisi partai politik dalam mengusung calonnya di Pilkada serentak.

"Kedua mengenai islah terbatas dalam tubuh Partai Golkar dan PPP dalam menetapkan pasangan calon yang akan maju dalam pilkada," jelasnya.

Jokowi juga ingin meminta laporan mengenai pelibatan bantuan PNS yang diminta KPU untuk KPUD di daerah-daerah. Selanjutnya, Jokowi juga menanyakan mengenai kesepakatan seluruh partai politik untuk persyaratan pengajuan calon kepala daerah.

"Progres reportnya bisa disampaikan dalam rapat ini saya berharap pendaftaran calon pada 26 dan 28 Juli bisa berjalan dengan lancar," tutupnya.

Dalam rapat terbatas ini, hadir Ketua KPU Husni Kamil Manik dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Kemudian Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Kepala BIN Sutiyoso. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini