Rakyat Bengkulu Pertanyakan Soal Pilkada

Sumber : | Sabtu, 10 Oktober 2009 11:31
Rakyat Bengkulu Pertanyakan Soal Pilkada
Kapanlagi.com

Merdeka.com - Kapanlagi.com - Masyarakat di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) mempertanyakan kepastian pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) setempat, karena menyangkut arah kebijakan masa depan pembangunan di wilayah itu.

Belum adanya kepastian penyelenggaraan Pilkada di daerah itu menjadi pertanyaan warga setempat termasuk para calon bupatinya, kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Aang Junaidi di Bengkulu, Sabtu (10/10).

"Saya banyak sekali mendapat masukan dari masyarakat Bengkulu Selatan, terkait penyelenggaraan Pilkada tersebut terutama masalah teknisnya," kata Aang.

Mereka mempertanyakan dalam penyelenggaraan Pilkada nanti, tetap diikuti delapan pasang calon atau pun melakukan pendaftaran kembali, ujar Aang yang merupakan anggota dewan dapil Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur tersebut.

Sejauh ini belum terlihat gerakan dari KPU setempat, karena saat ini terkesan hanya diam saja padahal waktu berjalan terus, dengan demikian masyarakat maupun para calon bupati merasa bingung kelanjutan masa depan daerah itu.

Dia menyatakan, sikap transparan KPU Bengkulu Selatan mutlak diperlukan, mulai dari pelaksanaan dan penetapan Pilkada sampai dua putaran karena Pilkada sebelumnya sudah banyak menguras dana APBD setempat.

Ada juga masyarakat mendesak bahwa penyelenggaraan Pilkada ulang nanti dilakukan pendaftaran kembali para calon, sehingga tidak hanya diikuti calon sebelumnya, tapi berpeluang menerima calon baru untuk ikut bertarung pada Pilkada tersebut.

Ia menjelaskan, keinginan tersebut dianggap cukup beralasan, sebab bisa saja masih ada "mutiara baru" yang lebih baik dari yang ada saat ini, atau calon lain mampu merangkum semua kalangan masyarakat layak jadi pemimpin.

Menurut dia, bila Pilkada itu dilaksanakan setelah Januari 2010, maka keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pembatalan Pilkada sebelumnya sudah tidak berlaku dan bisa menerima calon baru di luar yang ada sekarang.

"Masyarakat pada dasarnya membutuhkan pemimpin berkualitas yang didukung rakyat, sehingga pembangunan di daerah ini dapat berjalan sesuai harapan," tambahnya.

Dia menilai, Pilkada ulang di Bengkulu Selatan ada indikasi gesekan pada tingkat elit politik, terkait polemik penyelenggaraan yang masih belum jelas. "Para calon mulai melakukan serangan terhadap lawannya masing-masing," katanya.

Dengan kondisi demikian, dia menyesalkan tindakan tak terpuji itu, karena masyarakat pendukung dapat terpengaruh dan ikut-ikutan meniru gaya kandidat pilihannya.

"Para calon hendaknya tetap melakukan praktek politik bersih dan berwibawa serta mengedepankan kekeluargaan dan kekerabatan," katanya.

Seorang calon bupati Bengkulu Selatan Parial menyatakan, siap mengikuti pelaksanaan Pilkada Ulang, tapi hingga saat ini bersama pasangannya masih menunggu keputusan resmi dari KPU setempat.

"Kita tetap mengikuti pemilihan sesuai prosedur, sehingga ketika terpilih tidak ada celah lawan untuk mengungkit-ungkit kesalahan," tandasnya.(kpl/bee)

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE