Purnomo Tegaskan Jokowi Tak Tawarkan Jabatan saat Bertemu di Istana

Sabtu, 18 Juli 2020 23:40 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Purnomo Tegaskan Jokowi Tak Tawarkan Jabatan saat Bertemu di Istana Achmad Purnomo. ©2019 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo membantah pernah ada tawaran jabatan dari Presiden Joko Widodo sebagai kompensasi, setelah gagal mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP pada Pilkada 2020 Kota Solo.

"Saya membantah berita itu, dan itu semuanya keliru," kata Achmad Purnomo di Solo, Sabtu (18/7), dikutip dari Antara.

Purnomo sempat dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Jakarta Kamis (16/7), atau sehari jelang PDIP mengumumkan calon kepala daerah. Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan, rekomendasi PDIP jatuh kepada Gibran Rakabuming Raka.

Kabar Jokowi menawarkan jabatan, menurut Purnomo, berawal saat wawancara media, pertanyaannya berandai-andai jika ada tawaran jabatan dari Presiden Jokowi, apakah mau menerima atau tidak.

"Saya sudah menjawab dengan tegas, tidak. Sekali lagi saya membantah berita itu," kata Purnomo.

1 dari 2 halaman

Istirahat dari Politik

politik rev1

Dia memutuskan untuk berhenti dari aktivitas berpolitik dan kembali berbisnis serta aktif menekuni kegiatan sosial setelah gagal mendapatkan rekomendasi untuk maju pilkada tahun ini.

"Saya ingin tetap di Solo saja melanjutkan bisnis dan bersama anak dan cucu," kata Purnomo.

Menyinggung soal kemungkinan lamaran dari partai lain, seperti PKS, untuk maju pilkada, dirinya sejauh ini tidak ada komunikasi dengan PKS.

"Saya ini kader PDIP tetap masih anggota meski tidak aktif. Namun, untuk sementara berhenti dahulu berpolitik," kata dia.

2 dari 2 halaman

Siap Bertemu Gibran-Teguh

gibran teguh rev1

Kendati demikian, Purnomo berharap yang memimpin Kota Solo ke depan menjadikan daerah itu, tetap aman dan tenteram.

Dia mengaku pada Jumat (17/7), sempat dihubungi Ketua DPC PDIP Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo yang akan bertemu bersama Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa di rumah.

Dirinya saat itu sedang mengemudi, namun tiba-tiba ada telepon dari Rudyatmo. Istrinya yang mengangkat dan menyampaikan dirinya sedang perjalanan ke Yogyakarta.

"Saya tidak menutup diri jika pasangan Gibran-Teguh yang mendapatkan rekomendasi DPP ingin menemui saya untuk meminta restu," katanya. [rnd]

Baca juga:
Harapan Jadi Wali Kota Pupus, Achmad Purnomo Putuskan Berhenti Berpolitik
Gibran Resmi Diajukan PDIP Jadi Calon Wali Kota Solo, PAN Ikut Beri Dukungan
Kader PDIP soal Gibran di Pilkada Solo: Megawati Tak Mungkin Pilih Orang Sembarangan
Dukung Gibran di Pilkada Solo, PAN Harapkan 'Jokowi Effect'
PDIP Jateng Prediksi Gibran-Teguh Berpotensi Calon Tunggal di Pilkada Solo

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini