Pria Berjaket AMPG Diduga Main Judi di DPP Golkar

Senin, 26 Agustus 2019 16:06 Reporter : Randy Ferdi Firdaus, Ronald
Pria Berjaket AMPG Diduga Main Judi di DPP Golkar AMPG diduga main judi di DPP Golkar. ©2019 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Beredar video dan foto sejumlah orang tengah asyik bermain judi di satu tempat. Para pemuda tersebut menggunakan jaket kebesaran Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Diduga, lokasi tempat judi itu berada di DPP Partai Golkar.

Waketum AMPG, Nofel Saleh Hilabi membenarkan informasi tersebut. Di internal partainya sudah beredar video dan foto orang yang menggunakan jaket AMPG sedang bermain judi.

Nofel pun menyebut, Ketum APMG Ilham Permana yang membiarkan para kader AMPG gadungan tersebut melanggar hukum. Tak cuma menguasai DPP Golkar, tapi juga bermain judi.

"Ini bukti, jadi yang benar kita atau yang di dalam DPP yang sedang main judi itu? Dia malah melindungi preman-preman. Jangan ngomong melanggar hukum karena masalah gembok, itu urusin main judi di dalam DPP Golkar, itu jelang melanggar hukum," kata Nofel saat dihubungi merdeka.com, Senin (26/8).

Nofel dan Ilham sempat perang argumen di media. Nofel sebut orang-orang yang menguasai DPP Golkar dengan menggunakan jaket AMPG merupakan preman bayaran yang diminta Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Nofel bahkan sempat memimpin rombongan AMPG untuk masuk ke DPP Golkar tapi ditolak. Akhirnya pada 25 Agustus kemarin, Nofel dkk memutuskan untuk menggembok DPP Golkar dari luar.

Gayung bersambut, Ketum AMPG Ilham geram dengan sikap Nofel. Dia pun menyebut Nofel telah melanggar hukum. Diketahui, dalam pertarungan jelang Munas Golkar, Nofel berada di kubu Bambang Soesatyo, sementara Ilham di kubu Airlangga Hartarto.

©2019 Merdeka.com/istimewa

Hingga kini, Nofel menyebut, kader Golkar masih tak bisa masuk ke gedung DPP yang disebutnya dijaga ketat oleh preman bayaran berbaju AMPG.

"Ternyata di dalam diketemuin polisi ada yang berjudi. Itulah ketum Partai Golkar yang menjadikan DPP tempat berjudinya orang-orang," kata Nofel.

"Sampai sekarang teman-teman DPP belum boleh masuk, kan aneh, masa pengurus enggak boleh masuk," tegas dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Palmerah, Kompol Ade Rosa mengaku belum tahu ada tindak pidana judi di kantor DPP Golkar. Dia membantah informasi dari Nofel bahwa ada penangkapan kasus judi di DPP Golkar.

Dia baru mengetahui informasi itu dari foto dan video yang beredar. Saat ini, polisi tengah menyelidikinya.

"Nanti kita selidiki dulu. Yang jelas kita belum nangkap ya," kata Ade Rosa.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Partai Golkar
  2. Munas Golkar
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini