Presiden PKS soal Capres 2024: Kita Sangat Dekat dengan Anies Baswedan

Kamis, 17 Juni 2021 19:31 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Presiden PKS soal Capres 2024: Kita Sangat Dekat dengan Anies Baswedan Ahmad Syaikhu. ©2019 Merdeka.com/Aksara Bebey

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah menimbang peluang mengusung calon presiden dari unsur eksternal. Salah satu tokoh yang masuk radar PKS adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Komunikasi PKS dan Anies diakui Syaikhu juga sangat intensif.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan kedekatan dengan Anies terbukti sejak Pilgub DKI 2017 lalu. PKS bersama Gerindra menjadi partai utama pengusung pasangan Gubernur dan Wagub DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"PKS sangat dekat dengan Pak Anies karena memang tadi kita pengusung sejak di DKI ya. Dan hubungan-hubungan pak Anies dengan PKS juga sedemikian intens," kata Syaikhu saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis (17/6).

PKS, kata Syaikhu, juga memantau perkembangan hasil survei Anies. Menurutnya, nama Anies seringkali masuk dalam tiga besar capres favorit bersama tokoh lain seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo atau Ridwan Kamil.

"Saya kira memang pak Anies salah satu yang miliki 1,2,3, kisaran sekitar itu. Sangat potensial ini untuk maju di Pilpres 2024," ujar eks Wakil Wali Kota Bekasi ini.

Akan tetapi, Syaikhu menjelaskan bahwa PKS akan tetap mengutamakan kader internal untuk diusung sebagai Capres. Hal tersebut sesuai dengan amanah dari peserta Munas PKS tahun 2020.

"Kita juga amanah, ini yang saya diamanahi majelis syuro sesuai AD/ART bahwa PKS ini upayakan untuk mengusung kader sendiri. Tentu kita upayakan ini juga, terus mengupayakan kader sendiri untuk maju," papar Syaikhu.

Dia menambahkan, PKS akan bersikap realistis dalam menentukan jagoan di 2024. Jika elektabilitas kader internal rendah, PKS tidak akan memaksakan untuk mengusung.

"Kita ingin ada hal yang kita dapatkan menjadi pemenang. Kalau ternyata kader yang kita usung enggak mampu mendongkrak suaranya ya tentu kita harus pertimbangkan," tutup mantan anggota DPR ini.

Selain Anies, PKS disebut-sebut melirik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Hingga saat ini, majelis syuro masih mempertimbangkan nama kader internal dan eksternal yang potensial diusung menjadi Capres.

Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi menuturkan PKS memiliki beberapa pertimbangan dalam mengusung capres dari eksternal. Pertama, koalisi partai pengusung memenuhi ambang batas pencalonan presiden.

Kedua, tingkat keterpilihan capres-cawapres. Dan terakhir, PKS mensyaratkan kesepakatan antarpartai pengusung calon.

"Untuk sampai pada tiga hal tersebut kan perlu dialog intense & kajian bersama antar partai koalisi," tutup dia. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini