Pramono: BLSM jangan dijadikan alat politik

Kamis, 29 Maret 2012 12:20 Reporter : Muhammad Sholeh
Pramono: BLSM jangan dijadikan alat politik Pramono Anung. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Pramono Anung meminta agar Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tak dijadikan alat untuk meredam publik menolak kenaikan harga BBM. Ia juga meminta agar BLSM tidak menjadi alat pencitraan bagi partai tertentu.

"Saya berharap BLT dan BLSM jangan jadi instrumen politik, karena pada tahun 2009 itu jadi instrumen politik," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/3).

Dia mengaku tak keberatan dengan kompensasi yang akan diberikan pemerintah ke masyarakat setelah kenaikan harga BBM, asalkan tidak ada partai politik yang mengambil keuntungan.

"Mekanisme penyaluran besok akan dibahas di Banggar," kata dia.

Sementara terkait sikap PDI Perjuangan soal kenaikan harga BBM, mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menegaskan PDI Perjuangan telah bulat menolak kenaikan harga BBM.

"Sikap PDIP tidak jadi naik itu sudah pasti bulat," kata dia. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. BLT
  2. Kenaikan BBM
  3. Bbm
  4. PDIP
  5. BLSM
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini