Prabowo-Sandi Ogah Buka Data Penghitungan Internal Karena Khawatir Diretas

Rabu, 24 April 2019 14:31 Reporter : Sania Mashabi
Prabowo-Sandi Ogah Buka Data Penghitungan Internal Karena Khawatir Diretas Prabowo nyoblos. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengungkap alasan pihaknya belum diungkapkannya hasil penghitungan suara Pilpres yang dilakukan internal. Kata dia, semua itu karena masalah keamanan.

"Iya yang saya tahu itu salah satu alasannya sekuriti," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/4).

Menurut Fadli, jika BPN membuka penghitungan suara di internalnya, maka akan ada pusat penghitungan datanya akan segera diretas atau diserang hacker. Serangan itu, lanjutnya, terjadi berkali-kali.

"Begitu anda kasih tahu di mana langsung itu dihack, langsung itu diretas. Itu terjadi berkali-kali," ungkapnya.

Masalah keamanan itu juga menjadi alasan BPN selalu memindahkan pusat penghitungan internalnya. Sehingga pusat penghitungan pemilu milik BPN selalu berpindah tempat.

"Ada, ada di beberapa tempat. Di Kertanegara ada, di DPP (Gerindra) ada pengumpulan-pengumpulan C1 dan bukti-bukti," ucapnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini