Prabowo minta maaf, Ma'ruf Amin bilang 'terserah masyarakat Boyolali'

Kamis, 8 November 2018 13:55 Reporter : Ahda Bayhaqi
Cawapres Maruf Amin beri bantuan korban gempa Palu. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengakhiri polemik 'tampang Boyolali' dengan meminta maaf. Dalam video yang diunggah Jubir Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, mantan Danjen Kopassus itu mengaku tak bermaksud menghina warga Boyolali.

Melihat hal itu, cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin tak berkomentar banyak. Menurutnya masyarakat, khususnya warga Boyolali yang menilai permintaan maaf tersebut.

"Saya kira itu terserah nanti masyarakat ya," kata Ma'ruf di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (8/11).

Ketum Majelis Ulama Indonesia itu menuturkan, meski sudah maaf belum tentu benar-benar dimaafkan. Sebab, pernyataan tersebut sudah terlanjur keluar dari mulut Prabowo.

"Kadang minta maaf, masyarakatnya bagaimana. Itu kan dengan pihak Boyolali," lanjut Ma'ruf.

Candaan Prabowo soal 'tampang Boyolali' di hadapan pendukungnya memicu kemarahan masyarakat setempat. Prabowo sendiri akhirnya minta maaf.

Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

"Cara saya kalau bicara familiar, istilahnya mungkin bahasa sebagai seorang teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar paling hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan," jelas Prabowo dalam sebuah video berdurasi hampir satu jam itu. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini