Prabowo mau tingkatkan kerja sama dengan China, ini sindiran kubu Jokowi

Jumat, 28 September 2018 16:06 Reporter : Ahda Bayhaqi
Prabowo mau tingkatkan kerja sama dengan China, ini sindiran kubu Jokowi Prabowo hadiri Hari Nasional Republik Tiongkok. ©2018 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri Hari Nasional Republik Tiongkok di Hotel Shangri la, Jakarta Pusat, Kamis (27/9). Prabowo menegaskan pentingnya hubungan bilateral Indonesia dengan Tiongkok.

Melihat hal itu, Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding menyindir kubu Prabowo yang kerap menuding Jokowi pro asing.

"Katanya kan pak Jokowi itu jualan asing melulu ya apa namanya itulah dibutuhkan sebenarnya pemimpin yang satu kata dan perbuatan," kata Karding di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Jumat (28/9).

Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja itu enggan menafsirkan bagaimana sikap Prabowo tersebut. Padahal pendukung bekas Danjen Kopassus itu juga kerap membunyikan anti asing dan anti China

Karding hanya menyebut di era saat ini tidak bisa dipungkiri harus bekerjasama dengan negara asing. Namun harus ditegaskan perlu adanya kedaulatan negara. Dia mencontohkan, di era pemerintahan Jokowi bisa mengambil alih kepemilikan saham Freeport.

"Di era sekarang ini pasti orang harus bekerja sama dengan asing bekerja sama jangan dimaknai sebagai takluk pada asing makanya di visi misi pak Jokowi itu kemandirian dan kedaulatan bangsa," kata dia.

Menurutnya wajar saja menjalin hubungan dengan negara asing. Asal kebijakan dalam negeri tidak diintervensi.

"Kalau pak Jokowi selama ini sudah berproses menuju kemandirian yang betul-betul luar biasa," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara Hari Nasional Republik Tiongkok di Hotel Shangrila, Jakarta Pusat, Kamis malam (27/9). Prabowo ingin hubungan Indonesia dan Tiongkok terus terjalin dengan baik.

"Ya ini hari nasional Republik Rakyat Tiongkok ya saya dapat undangan. Saya hadir, kita memandang republik rakyat Tiongkok sangat penting bagi Indonesia jadi kita harus pelihara hubungan baik, kita harus tingkatkan hubungan dalam tingkat yang lebih baik saling membantu," katanya usai acara.

Jika terpilih jadi Presiden, mantan Danjen Kopassus itu ingin Indonesia terus bersahabat dengan seluruh negara. Menurutnya menghadapi satu musuh lebih sulit.

"Dengan semua negara harus baik kita, Indonesia harus punya filosofi pandangan saya 1000 kawan terlalu sedikit, 1 lawan terlalu banyak," ucapnya. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini