Prabowo kandidat kuat cawapres Jokowi, PDIP akan minta masukan JK

Selasa, 24 April 2018 17:30 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Prabowo kandidat kuat cawapres Jokowi, PDIP akan minta masukan JK Jokowi dan Jusuf Kalla. ©2018 Biro Pers Istana

Merdeka.com - nama Wakil Jusuf Kalla (JK) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi dua tokoh yang paling banyak dipilih responden menjadi calon wakil presiden Joko Widodo berdasarkan survei Litbang Kompas. Sekjen PDI Perjuangan Hasto mengatakan pihaknya akan meminta masukan JK terkait sosok yang tepat menjadi cawapres Jokowi.

"Dengan pengalaman yang luas dari Pak JK, kami akan mendengarkan masukan dan arahan dari bapak JK," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat (24/4).

Soal kabar Prabowo menjadi cawapres Jokowi, kata Hasto, PDIP akan menyerap aspirasi rakyat terlebih dahulu. Keputusan soal cawapres Jokowi juga akan diputuskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan berdialog bersama Jokowi dan partai-partai pendukungnya.

Sebab, PDIP juga telah memberikan mandat kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk memutuskan sosok cawapres yang layak mendampingi Jokowi.

"Ya tentu saja segala sesuatunya dari rakyat aspirasi dari rakyat itu. PDIP tidak bisa melepaskan kehendak rakyat itu dalam menentukan siapa yang mendampingi bapak Jokowi," terangnya.

Hasto menambahkan, partai-partai pendukung Jokowi telah sepakat pembahasan cawapres dilakukan setelah gelaran Pilkada 2018 selesai.

"Tetapi kami sudah sepakat segala nama itu akan digodok nanti setelah pemilukada serentak ini," tandas Hasto.

Diketahui, Survei Litbang Kompas menunjukkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla paling banyak dipilih responden untuk kembali maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Jokowi. JK dipilih oleh 15,7 persen responden.

Selain JK, Prabowo berada di urutan kedua cawapres potensial untuk Jokowi. Ketua Umum Partai Gerindra itu dipilih 8,8 persen responden. [ded]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini